Home
Final Turnamen Badminton Kapolda NTT Cup Tahun 2022 sambut HUT Bhayangkara ke 76

Kapolda NTT Cup kejuaraan Badminton , turnamen Bulutangkis, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke 76 di tahun 2022 sukses dilaksanakan.
Wawancara bersama kupangkota.com dengan Bapak Kapolda NTT Irjen Pol.Drs.Setyo Budiyanto,S.H.,M.H mengatakan Kejuaraan final Badminton pada hari ini 29 Juni 2022, diikuti oleh perwakilan Polres-Polres di Kota dan juga Kabupaten yang ada di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur serta berbagai perwakilan klub bulutangkis.
Kejuaraan Badminton memperebutkan Piala Kapolda NTT Cup ini sudah digelar mulai sejak tanggal 22-29 Juni 2022, bertempat di Gedung Olah Raga (GOR) Gedung Badminton Umbu Dapasapu, Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur.



Dalam Wawancara singkat bersama Guntara (kupangkota.com) , Harapan dari Bapak Kapolda NTT Irjen Pol.Drs.Setyo Budiyanto,S.H.,M.H mengungkapkan dengan adanya turnamen kejuaraan Badminton dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke76 tahun 2022 ini, bisa menumbuhkan minat dan bakat olahraga bulutangkis, di wilayah kupang kota dan juga kabupaten-kabupaten lainnya yang ada di 22 kabupaten & Kota di wilayah Provinsi Nusa tenggara Timur, sehingga dikemudian hari bisa melahirkan atlet-atlet Bulutangkis berkualitas dengan prestasi yang baik di tingkat lokal maupun nasional.
Final Turnamen Badminton Kapolda NTT Cup pada 29 Juni 2022 ini ternyata juga bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Bapak Irjen Pol.Drs.Setyo Budiyanto,S.H.,M.H, Kapolda NTT yang ke 55 tahun, dengan acara potong tumpeng dan tiup lilin, doa puji syukur sehat dan sukses selalu di dalam menjalankan segala aktifitas.


Kejuaraan Bulutangkis berlangsung dengan penuh kemeriahan dan antusias penonton, suporter para pendukung, serta siaga petugas tenaga kesehatan (NaKes) Biddokes Polda NTT ketika ada peserta lomba Turnamen Badminton yang keram atau pun cedera. Pantauan kupangkota.com pada final pertandingan Kejuaraan Badminton Kapolda NTT Cup menyambut HUT Bhayangkara ke 76 tahun 2022 ini, menghasilkan para pemenang dari 3 Kategori Umur (usia) yaitu diantaranya :
Usia dibawah 35 tahun dengan juara :
1. Valdy/Rizal club PB Cendana.
2. Yoel/Rhazilun PB Cendana
3. Rian/Dony PB Reformasi
Usia 35-46 Tahun, Peringkat Juara :
1. Indra K/Jefry PB Bomb
2. Wayan Sukadana/Kaharudin PB Bomb
3. Aswan/Charles PB Bomb
usia 46-56 Tahun, Peringkat Juara :
1. Sudarmin/Wiber PB GBU
2. Wayan Sukadana/Riedel PB Bomb
3. Sudirman/Imanuel PB GBU
Baca Juga : Portal Berita Informasi Kupang dan Provinsi Nusa Tenggara Timur (klik disini)
Dengan para pemenang juara memperoleh hadiah diantaranya :
Juara 1 mendapatkan 5 Juta untuk masing-masing kategori usia dengan total 15 juta rupiah, dan hadiah kulkas,
Juara 2 mendapatkan 3 juta untuk masing-masing kategori usia dengan total 9 Juta rupiah dan hadiah kompor gas,
Juara 3 mendapatkan 1 juta untuk masing-masing kategori usia dengan total 3 juta rupiah dan hadiah dispenser,
serta semua juara pemenang mendapatkan raket , medali, Piala, dengan sertifikat penghargaan.





Pertandingan Final Badminton Kapolda NTT Cup 2022 dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke 76 ini dihadiri langsung oleh : Bapak Kapolda NTT, Bapak Wakapolda NTT, Jajaran Pejabat Polda NTT, Perwakilan Polres-Polres di wilayah Provinsi NTT, serta para sponsor diantaranya BRI NTT, Naka Hotel, PB Reformasi, IM3, PLN NTT, Bank NTT, Irfan ACC, Bank Crista, PT HMN, Suzuki, dan sponsor lainnya.
Selamat dan sukses untuk para juara-juara Turnamen Badminton Kapolda NTT Cup Tahun 2022 dalam menyambut HUT Bhayangkara pada 1 Juli 2022 mendatang, sampai jumpa di turnamen Bulutangkis berikutnya dan Kapolda NTT Cup di tahun 2023. (guntara/Kupangkota)





- Details
- Written by Admin
- Category: Berita
- Published: 29 June 2022
- Hits: 1015
Bank Indonesia (BI) NTT rilis Perkembangan Ekonomi Terkini Provinsi NTT Mei 2022
9 Juni 2022 Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur melaksanakan media briefing dengan topik Kondisi dan Prospek Perekonomian Provinsi NTT Periode Juni 2022, yang diselenggarakan Jam 14:00 Wita di Restoran Popeye, Steak and Chinese Food yang berlokasi di Oebufu Kota Kupang NTT.
Acara ini dihadiri oleh Bapak I Nyoman Ariawan Atmaja , Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, dan hadir pula Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT yaitu Bapak Heri Catur Prabowo & Bapak Daniel Agus Prasetyo , serta Bapak Aries Chandra Wijaya sebagai Manajer Unit Implementasi Pengelolaan Uang Rupiah BI NTT.
Perkembangan Ekonomi Provinsi Nusa Tenggara Timur di Triwulan I Tahun 2022 dapat kinerja tercatat tumbuh sebesar 1,62% year on year (yoy), melambat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 3,10% (yoy). Pertumbuhan ekonomi NTT lebih rendah dibandingkan dengan Nasional yang tumbuh sebesar 5,01% (yoy).
Adapun struktur ekonomi Provinsi NTT berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) di Triwulan I Tahun 2022, untuk Sisi Lapangan Usaha mencakup Pertanian 30%, Perdagangan 12%, Konstruksi 10%, Administrasi Pemerintah 12%, Pendidikan 9% dan Sektor lainnya 28%.
Untuk Sisi Pengeluaran mencakup Konsumsi swasta 72%, Konsumsi Pemerintah 14%, Investasi 46% , sedangkan Net Ekspor (impor) dari NTT sendiri masih di angka minus 35%. (perhatikan gambar).
Kinerja Ekonomi NTT pada Triwulan I tahun 2022 terutama bersumber dari investasi dan konsumsi rumah tangga. Sementara dari sisi lapangan usaha (LU) , kinerja LU Konstruksi, LU Perdagangan Besar dan Eceran, serta LU Pertanian menjadi penopang pertumbuhan ekonomi NTT.
Menurut Bapak I Nyoman Ariawan Atmaja, Kepala BI NTT mengatakan Secara kumulatif, kinerja perekonomian Provinsi NTT pada tahun 2021 tercatat sebesar 2,51% (ctc), lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2020 yang terkontraksi -0,83% (ctc), pertumbuhan Nasional di angka 3,69% pada 2021 (ctc). Meningkatnya pertumbuhan ekonomi NTT pada tahun 2021 terutama bersumber dari akselerasi investasi yang ditopang oleh berlanjutnya proyek pemerintah, dan permintaan domestik yang meningkat, seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat pasca pelonggaran kebijakan pembatasan.
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) Provinsi NTT Tahun 2021, sebesar Rp110,8 Triliun , share pembagian Nasional 0,65%, dan peringkat rangking angka pertumbuhan Provinsi NTT di yaitu peringkat 29 dari 34 Provinsi seluruh Indonesia.
Pertumbuhan Provinsi NTT tahun 2021 tercatat tumbuh sebesar 2,51% (ctc), berada pada rentang proyeksi 2,42%-3,22% (ctc). Pada Tahun 2022, pertumbuhan ekonomi Provinsi NTT diperkirakan terus berlanjut mencapai 3,55%-4,35% (ctc) dengan faktor pendorong diantaranya :
bidang pertanian, curah hujan yang kondusif pada musim anam, food estate Kabupaten Sumba Tengah NTT, dan rencana perluasan Food Estate (FEST) di Kabupaten Belu NTT, rencana pengembangan Pabrik Pakan Ternak dan 1000 Desa Sapi, Perluasan TJPT Tanam Jagung Panen Ternak.
Di bidang konstruksi, pendorongnya adalah pembangunan pinjaman PT.SMI 1,01Triliun akan diselesaikan pada Triwulan III 2022, Berlanjutnya PSN dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat Provinsi NTT.
Untuk Akomodasi Makan dan Minum (AKMAMIN) dengan faktor pendorong penyelenggaraan Side Event G20 Labuan Bajo NTT. Kemudian Kebijakan Pemerintah dan Bank Indonesia dengan pendorong Bantuan Sosial Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), insentif PPnBM dan pelonggaran uang muka serta LTV Loan to Value Ratio yaitu ukuran pinjaman dibandingkan dengan nilai properti yang dijadikan agunan.
Perkembangan inflasi pada Mei 2022 Provinsi Nusa Tenggara Timur, Menurut I Nyoman Ariawan Atmaja, Kepala BI NTT, mengalami inflasi sebesar 0,23% month to month (mtm) melandai dibandingkan bulan sebelumnya. Inflasi terutama didorong oleh beberap komoditas makanan seperti daging ayam ras, ikan tongkol, ikan tembang, dan ikan kembung. Sementara itu, angkutan udara juga masih menjadi salah satu penyumbang inflasi di bulan mei 2022.
Untuk komoditas Deflasi di NTT bulan Mei 2022 yakni cabai merah, bayam, tomat, cabai rawit dan sayur kangkung, dari 3 wilayah yang dijadikan sample mewakili NTT yaitu Kota Kupang, Maumere dan Waingapu.
Secara Tahunan, inflasi Provinsi NTT pada mei 2022 tercatat 3% (yoy), lebih rendah dari inflasi Nasional di angka 3,55% (yoy). Kenaikan tekanan inflasi terutama didorong oleh kenaikan harga kelompok administered prices.
Strategi Bank Indonesia dalam mendukung Pemulihan Ekonomi dan Digitalisasi, dengan melakukan berbagai bauran kebijakan dalam rangka mendorong pemulihan ekonomi nasional dan pengendalian inflasi, diantaranya penetapan suku bunga acuan (BI7DRR) 3,50%,
Normalisasi kebijakan Likuiditas melalui Kenaikan Giro Wajib Minimum (GWM),
Insentif Penyaluran Kredit Bagi Perbankan baik kepada sektor prioritas maupun UMKM,
Dukungan Pengembangan UMKM melalui Karya Kreatif Indonesia (KKI), Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GBBI), Gerakan Nasional Bangga Berwisata di Indonesia (GBWI).
Perpanjangan Merchant Discount Rate (MDR) QRIS bagi UMKM sevesar 0% diperpanjang hingga 31 Desember 2022,
Koordinasi Moneter dan Fiskal, Bank Indonesia berkomitmen dalam pembelian SBN sebesar Rp224 Triliun untuk pembiayaan kesehatan dan kemanusiaan dalam APBN 2022,
Dukungan Presidensi G20 di tahun 2022, Bank Indonesia bersama Kementerian Keuangan berupaya menyukseskan 6 (enam) agenda Prioritas jalur Keuangan Presidensi Indonesia pada G20 Tahun 2022, serta memperluas kerja sama Internasional dalam Promosi Investasi dan Perdangangan.
Acara berakhir dengan sesi tanya jawab bersama para media, pers dan wartawan, dengan foto bersama, dan ramah tamah. (KupangKota/Guntara)
- Details
- Written by Admin
- Category: Berita
- Published: 09 June 2022
- Hits: 865
UMKM "Apasa" Bangkit dan Optimis bersama Bank Indonesia NTT “Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia” (FEKDI) dan Bazzar Sembako Murah dengan QRIS

Event “Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia” (FEKDI) Kick Off Program UMKM Bangkit dan Optimis di Presidensi G20 bersama Bank Indonesia NTT dan Pemerintah Kota Kupang , Bank Nobu, dan juga Bazzar Sembako Murah di Sentra UMKM Apasa, 1 April 2022, jam 09:00Wita, Bundaran Tirosa, Kota Kupang NTT.
Dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, khususnya Kota Kupang, Bank Indonesia berupaya mendorong digitalisasi ekonomi & keuangan UMKM dan pengedalian inflasi. Untuk mendukung kegiatan tersebut, Bank Indonesia Kantor Perwakilan NTT meluncurkan program UMKM Bangkit & Optimis dengan bersinergi dengan TPID Kota Kupang, Sentra UMKM Apasa, Penyedia Jasa Pembayaran, dan Karang Taruna NTT. Turut hadir dalam peluncuran program tersebut yaitu Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT Bapak I Nyoman Ariawan Atmaja, dan Wakil Walikota Kupang Bapak dr.Hermanus Man, Anggota DPRD NTT Bapak M.Ansor, DPRD Kota Kupang Bapak Zeyto Ratuarat, Deputi kepala BI NTT Bapak Daniel Agus Prasetyo, Kepala Dinas Kominfo Kota Kupang sekaligus Ketua Karang Taruna Provinsi NTT Bapak Andre Otta, Perwakilan Bank Nobu NTT yaitu Ibu Yenny Tanone (Relationship Officer), Bapak Waskito & Bapak Neldy Keffi (Marketing Bank Nobu), Pak Darwin Giri (Admin Credit) pemasangan QRIS, Camat dan Lurah, media pers jurnalis, dan Koordinator Sentra UMKM APASA Ibu R.Riesta R Megasari, yang dilaksanakan pada Hari, Tanggal : Jumat, 01 April 2022, Waktu : 09.00 - 11.00 , bertempat di Sentra UMKM Apasa, Bundaran Tirosa, Kota Kupang, NTT.

Menurut kepala Perwakilan Bank Indonesia provinsi Nusa Tenggara Timur Bapak I Nyoman Ariawan Atmaja, mengatakan ada sekitar 101.000 merchant QRIS di Provinsi NTT, melebihi target 149%. Pelaku ekonomi di NTT adalah UMKM sebanyak 99%, pertumbuhan ekonomi di triwulan IV 2021 sebesar 3,1% naik 1,65% dibanding tahun sebelumnya, ini berarti sudah terjadi pemulihan ekonomi sebelum pandemi.
Menurutnya Target user 345.000 user pengguna QRIS, dan harus punya NIK NTT, untuk experience mobile banking, atau ewallet premium / premier.
Berbagai harga komoditi diperkirakan akan naik, sumber daya alam pun permintaan naik, batubara, minyak, gas, termasuk CPO, minyak goreng, yang kedua adanya invasi perang Rusia-Ukraina, komoditi naik, sedangkan produksi di dalam negeri belum optimal mampu hasilkan permintaan negara di dunia.
Indonesia surplus neraca perdagangan, dengan Inflasi di tahun 2021 dibawah 2%, di 2022 sekitar 2,4-2,8% dengan catatan harus ada ketersediaan barang , harga – harga mulai terjangkau dengan selalu hadir TPID dan satgas Pangan, distribusi harus lancar, biaya logistik pun masih cukup mahal, dan perlu disolusikan untuk mendapatkan barang dari luar NTT dan mengirimkannya, pungkas Nyoman Ariawan.




Kegiatan ini juga bertujuan untuk dalam rangka sambut hari bulan puasa dan sambut hari raya agar inflasi terjaga , dan masyarakat terbiasa menggunakan QRIS sebagai Pembayaran Digital.
Pemberdayaan UMKM dukungan dari Bank Indonesia NTT ada 3 pilar yang dilakukan pertama adalah Membangun kelembagaannya, menjadi kuat, sertifikasi ijin-ijin , agar UMKM Kuat secara legalitas. Kedua adalah kompetensi bagaimana produksi hulu sampai hilir, penanganan Pasca produksi, yang ketiga akses ke perbankan melalui TPKAD, untuk akses keuangan seperti kredit usaha rakyat (KUR) bagi UMKM.



Menurut Wakil Walikota Kupang Bapak dr.Hermanus Man dalam sambutannya mengatakan Apresiasi kegiatan Bank Indonesia Perwakilan NTT ini di Sentra UMKM APASA untuk mendorong pemulihan ekonomi di kota kupang ini, fungsi pemerintah adalah regulasi dan pengawasan, serta deregulasi, dan beliau menjamin harga minyak goreng tidak ada spekulan, dan akan ditindak tegas oleh Pemkot.
Harapan pemerintah kota kupang, bisa menjadi kota yang mendorong digitalisasi pembayaran digital dan dari 22 kabupaten/kota baru 4 daerah di NTT yang maju secara digital, dan kota Kupang termasuk salah satunya , kemudian 30 maret 2022 juga meraih Penghargaan sebagai kota Toleran ke 4 dari semua daerah di Indonesia di tahun 2022 ini, sedangkan untuk tahun 2021 lalu peringkat kota toleran ke 5 diraih oleh kota Kupang. Acara Bazzar Sembako Murah pun dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Kupang dan kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT dan tamu undangan dengan Scan QRIS UMKM APASA dan bertransaksi mendapatkan sembako.

Menurut wawancara kupangkota.com Bersama Perwakilan Bank Nobu (Neldi, Darwin, Waskito, Yeni) pemasangan QRIS yang telah dilakukan di UMKM mencapai 80 merchant hingga maret 2022, sedangkan tahun 2021 lalu mencapai 500 tenant QRIS di dalam Kota Kupang yang telah disupport oleh Bank Nobu., dan semua pedagang di Sentra UMKM “apa saja ada” atau disebut APASA ini juga telah dilengkapi sistem pembayaran digital menggunakan Scan QRIS , Quick Respons Indonesia Standard. Hadir Pula ketua Karang Taruna Provinsi NTT Bapak Andre Otta, yang akan turut membantu menyalurkan Bazzar sembako murah sebanyak 1500paket kepada kader karang taruna diberbagai kelurahan di kota Kupang, dengan syarat belanja menggunakan QRIS, 81.000 rupiah dapat beras 2,5kg, minyak goreng, gula pasir, susu kental manis, bumbu dapur, dll, dalam bentuk belanja paket sembako Murah dengan QRIS.






Koordinator Sentra UMKM APASA ibu Megasari mengatakan saat wawancara singkat Bersama kupnagkota.com , beliau mengatakan Sentra UMKM APASA menyed berbagai penjualan makanan dan minuman, coffee, jajanan, snack dan juga terdiri dari 21 UMKM dan juga memiliki Koperasi , serta pelatihan UMKM secara online bagi yang baru mau merintis usaha. Lokasi Sentra UMKM APASA yang menyewa tanah Pemerintah Kabupaten Kupang di sekitar Bundaran TIROSA Kota Kupang ini cukup strategis, dan juga memiliki pengunjung pembeli dibuka sekitar jam 16:00-21;00 malam, serta setiap jumat ada stand khusus ambil Apasa dan taruh Apasa, etalase Khsuus bagi yg mau donasi / beramal, atau menaruh Nasi bungkus bagi pengemudi ojek online atau masyarakat kurang mampu. Sentra UMKM Apasa ini ada didukung beberapa orang diantaranya Ibu R.Riesta R Megasari, Bapak Agustinus Brewon, Ramlan Husain dan teman-teman pendukung lainnya. (Kupangkota/Guntara).


- Details
- Written by Admin
- Category: Berita
- Published: 01 April 2022
- Hits: 934
Pemerintah Kota Kupang bersama Bank Indonesia NTT Resmikan Program SIAP QRIS transaksi non tunai sambut Natal dan Tahun Baru

Kupang 16 Desember 2021, jam 09:30WITA Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur melakukan Peresmian Program S.I.A.P (Sehat Inovatif Aman Pakai) QRIS pada Pasar Oebobo dan Lippo Mall Kupang serta Pengalaman Bertransaksi dengan QRIS Natal dan Tahun Baru di Pasar dan Pusat Perbelanjaan yang dilaksanakan sosialisasi pada aula Nembrala Kantor Bank Indonesia NTT. Kegiatan ini merupakan kolaborasi Bank Indonesia dengan Kementerian Perdagangan dalam rangka mewujudkan Digitalisasi Pasar Rakyat dan Pusat Perbelanjaan serta mendorong peningkatan penggunaan pembayaran non tunai QRIS di Seluruh Indonesia. Melalui Piloting program SIAP QRIS di Pasar Oebobo dan Lippo Mall Kupang serta Promo Pengalaman Bertransaksi dengan QRIS Natal dan Tahun Baru di akhir 2021 ini diharapkan masyarakat dan pedagang dapat menikmati keunggulan transaksi secara nirsentuh yang cepat, mudah, murah, aman, dan handal atau disingkat Cemumuah. Turut hadir dalam acara ini Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT Bapak I Nyoman Ariawan Atmaja, Wakil Walikota Kupang Bapak dr.Hermanus Man, Pimpinan GM Lippo Plaza Mall Kupang Bapak Iwan Setiadi, Direktur Pemasaran PD Pasar Kota Kupang Bapak Maxi Nomleni, Unsur Forkompinda, kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang diwakili Bapak Alfred Lakabela, kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT , Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kupang, Dinas Koperasi dan UMKM NTT, Bapak Yohanes, Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kupang Bapak D.Ndapamerang, dan Pimpinan Direksi Pemasaran Bank NTT Bapak Yohanes Landu Praing, Kepala Divisi dan Dana Bank NTT Bapak Aloysius Rahmat Aliman Geong, Kepala Cabang Bank NTT Waikabubak Bapak Ketut Edi Suryanta, Pimpinan Bank Nobu Kupang Ibu Sandra imelda, Kepala Dinas Kominfo NTT Bapak Aba Maulaka, Pimpinan GM.Telkom Retail Kupang NTT Bapak Samsul Rizal, Kepala Dinas Kominfo Kota Kupang Ibu Mariance.B, Pengelola pasar, para media pers jurnalis , GenBI, dan para undangan yang sebelum memasuki Aula Gedung Bank Indonesia NTT wajib swabtes antigen Covid19 dan scan barcode Aplikasi Peduli Lindungi dengan kartu bebas vaksin kedua.

Wakil Walikota Kupang Bapak dr.hermanus Man mengungkapkan sangat mengapresiasi langkah cepat dalam sistem pembayaran transaksi digital menuju Kupang Kota menjadi Smart City , melalui aplikasi QRIS dan sistem pembayaran digital non tunai. Beliau juga sekaligus mendorong semua SKPD dan PD.Pasar agar segera mensosialisasikan pengalaman bertransaksi secara digital ini kepada masyarakat kota Kupang , dan belanja di pasar modern maupun tradisional. Dan Wakil Walikota Kupang meresmikan kegiatan Bank Indonesia NTT ini dengan pemukulan gong sebagai tanda diresmikannya gerakan Sehat, Inovatif, Aman Pakai (SIAP) QRIS pada pusat perbelanjaan di kota Kupang NTT.


Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT Bapak I Nyoman Ariawan Atmaja menyampaikan Sebagaimana diketahui bahwa Pandemi COVID-19 yang terjadi di seluruh dunia menyebabkan perekonomian di hampir setiap daerah mengalami kontraksi, tidak terkecuali Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pembatasan aktivitas sosial ekonomi masyarakat menyebabkan realisasi permintaan masyarakat mengalami penurunan. Selain itu, roda perekonomian berjalan cenderung melambat dan penuh ketidakpastian yang menyebabkan sektor swasta cenderung mengurangi kegiatan investasi. Alhasil, pertumbuhan ekonomi Nusa Tenggara Timur tahun 2020 sebesar 0,83% cumulative to cumulative (ctc), lebih rendah dibandingkan tahun 2019 yang tumbuh sebesar 5,24% (ctc). Seiring dengan mulai menurunnya kasus Covid-19 dan meningkatnya penduduk yang menerima vaksinasi, akselerasi terhadap program pemulihan semakin ditingkatkan melalui digitalisasi ekonomi keuangan. Digitalisasi ekonomi keuangan salah satunya dengan digitalisasi pembayaran di masyarakat, kami harapkan dapat mendorong dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di NTT di Tahun 2021. Pertumbuhan ekonomi NTT pada triwulan III 2021 tumbuh sebesar 2,37% year on year (yoy) atau sebesar 28,07 triliun rupiah, dan kami perkirakan di triwulan IV 2021 akan meningkat dan dapat tumbuh sebesar 4,76 % (yoy), pungkas Nyoman Ariawan.
Baca Juga : Berita informasi Kupang dan Provinsi Nusa Tenggara Timur
Menurut Nyoman Ariawan di tengah pembatasan aktivitas sosial ekonomi masyarakat dalam rangka pengendalian COVID-19, trend digitalisasi justru mendapatkan momentumnya. Penggunaan instrumen non tunai yang semula terbatas di pertokoan, hotel, dan restoran besar kini mulai digunakan oleh UMKM termasuk para pedagang di pasar rakyat. Meluasnya pembayaran non tunai merupakan respon terhadap tuntutan dan kebutuhan terhadap pelayanan transaksi non tunai atau nirsentuh yang lebih cepat, mudah, murah, aman, dan handal. Hal ini juga menjadi respon semua pihak di tengah kenormalan baru. Kegiatan ekonomi harus kembali ditingkatkan, namun tetap waspada dan hati-hati karena pandemi belum selesai. Vaksinasi dan digitalisasi menjadi kunci utama dalam mendorong perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk di dalamnya adalah penggunaan sistem pembayaran digital, ungkap Nyoman Ariawan Atmaja. Berdasarkan data pada September 2021, jumlah pengguna Uang Elektronik di NTT tercatat sebanyak 935.180 user dan hampir mencapai 1 juta pengguna. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah pengguna tersebut meningkat sebesar 370,75% (yoy). Dengan meningkatnya jumlah pengguna, maka nominal transaksi Uang Elektronik baik berbasis chip maupun server juga meningkat sebesar 742,94% (yoy), atau sebesar Rp31,01 Miliar pada September 2021 sementara pada periode tahun sebelumnya hanya sebesar Rp4,17 Miliar.

Kepala BI NTT Bapak I Nyoman Ariawan Atmaja dalam sambutannya mengungkapkan peningkatan transaksi Uang Elektronik tersebut didorong oleh penggunaan QRIS sebagai salah satu kanal pembayaran non tunai berbasis QR Code. Untuk per tanggal 3 Desember 2021, di Nusa Tenggara Timur telah terdapat 89.377 merchant QRIS atau sebesar 138% dari target merchant QRIS. Sebanyak 75% adalah usaha mikro, 18,5% usaha kecil, 3,89% usaha menengah dan sebesar 2,67% merupakan usaha besar, dan Public Service Obligation (PSO). Khusus Kota Kupang disampaikan bahwa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di NTT, merchant di Kota Kupang mencapai 29.408 merchant, tumbuh 180,83% dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya sebesar 10.472 merchant. Bahkan Pemerintah Kota Kupang jugalah yang pertama kali mengimplementasikan penggunaan QRIS pada retribusi pasar tradisional. Diharapkan dengan peningkatan akseptansi dan transaksi digital dengan QRIS dapat mendorong Kota Kupang menjadi PEMDA DIGITAL. Tentu saja langkah upaya tidak hanya berhenti pada berapa banyak yang terpasang QRIS, namun juga bagaimana agar seluruh lapisan masyarakat memanfaatkannya. Oleh sebab itu, salah satu program Bank Indonesia bersama dengan berbagai pihak membuat program PASAR SIAP QRIS (Siap, Inovatif, dan Aman Pakai QRIS). Pada tahap awal program ini Piloting Project akan difokuskan pada Pasar Oebobo dan Lippo Mall Kupang. Target SIAP QRIS adalah melakukan on-boarding QRIS kepada pedagang pasar serta merchant di pusat perbelanjaan dalam bentuk sosialisasi dan edukasi QRIS.

(Kepala Bank Indonesia NTT Bapak I Nyoman Ariawan Atmaja, Pimpinan Direksi Pemasaran Bank NTT Bapak Yohanes Landu Praing, Kepala Divisi dan Dana Bank NTT Bapak Aloysius Rahmat Aliman Geong dan kupangkota.com sdr.Rary Triguntara bersama Kepala Cabang Bank NTT Waikabubak Bapak Ketut Edi Suryanta serta para tamu Undangan di Acara Sehat Inovatif Aman Pakai Quick Response Indonesia Standard , SIAP QRIS 16 Desember 2021)



Ke depan, PASAR SIAP QRIS juga akan diperluas sehingga dapat dilakukan pada 28 komunitas pasar tradisional se-NTT. Pada 28 pasar tradisional tersebut Bank Indonesia telah melakukan onboarding QRIS kepada pedagang Pasar, serta memberikan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) salah satunya berupa perangkat router WiFI dan biaya berlangganan selama satu tahun sehingga pedagang dan pengunjung dapat terbiasa melakukan transaksi pembayaran secara digital dan mendukung SIAP QRIS (Siap, Inovatif, dan Aman Pakai QRIS). Selain itu, memanfaatkan momen peningkatan konsumsi masyarakat pada Natal dan Tahun Baru, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur bekerjasama dengan Penyedia Jasa Pembayaran juga meluncurkan Program Pengalaman Bertransaksi dengan QRIS Natal dan Tahun Baru. Program ini berupa promo berbelanja dengan menggunakan QRIS dalam pembayaran dan menggunakan tagline YUK BELANJA PAKAI QRIS ini akan berlangsung dari tanggal 16 Desember 2021 s.d. 1 Januari 2022.
Program ini dilaksanakan di beberapa kota yakni Kota Kupang, Labuan Bajo, Ende, Maumere dan Waingapu. Di Kota Kupang, program ini dilaksanakan di beberapa tempat diantaranya Lippo Mall Kupang, Pasar Oebobo, Pasar Oeba dan Pasar Naikoten. Untuk di beberapa daerah lainnya pelaksanaannya adalah di Pasar Matawai (Waingapu), Pasar Tingkat (Maumere), Pasar Mbongawai (Ende), Pasar TPI Kampung Ujung dan Pasar Baru Batu Cermin (Labuan Bajo). Diharapkan sinergi program yang dilakukan dapat mendorong perluasan dan akseptansi transaksi digital (QRIS) di masyarakat sebagai alat pembayaran yang higienis, cepat mudah, murah, aman dan handal serta mendorong pemulihan ekonomi masyarakat khususnya pedagang di NTT.

Ucapan terima Kasih kepada Pemerintah Daerah Kota Kupang, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan UMKM, Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang, PD Pasar Kota Kupang, Pengelola Lippo Mall Kupang yang turut memberikan dukungan dalam peningkatan transaksi digital masyarakat. Terima kasih juga kepada pihak Penyedia Jasa Pembayaran Bank dan Non Bank diantaranya Bank NTT, Bank Nobu, Telkom QRen dan PJP lainnya yang telah membantu pelaksanaan program dan melaksanakan akuisisi merchant. Selain itu terima kasih juga kepada seluruh pihak lainnya yang telah mendukung sehingga kegiatan SIAP QRIS ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. Semoga semua selalu dalam lindungan Tuhan dan pandemi Covid-19 dapat segera berakhir, pungkas Nyoman Ariawan Atmaja, yang ditutup dengan pantun :
LAGU ROMA IRAMA IRINGI HUJAN GERIMIS , SUARA MENDAYU MEMIKAT GADIS, MARI BERSAMA SUKSESKAN PROGRAM S.I.A.P QRIS , SEMUANYA YUK BELANJA PAKAI QRIS.
Menurut Deputi Kepala BI NTT bapak Daniel Agus Prasetyo dalam wawancara singkat bersama kupangkota.com diungkapkan pengalaman menggunakan transaksi menggunakan Scan Barcode atau QRIS, Quick Response Indonesia Standard ini memiliki beberapa keunggulan diantaranya :
Bagi pedagang penjual dan pembeli barang atau jasa bisa terhindar dari Uang palsu, dalam bertransaksi tidak lagi perlu uang kembalian karena langsung masuk ke rekening, QRIS bisa menjadi pembukuan sederhana bagi keluar masuknya uang, Scan QRIS saat ini bisa digunakan dari berbagai aplikasi perbankan dan dompet digital, banyak promo berbelanja menggunakan QRIS seperti diskon dan cashback, hingga berbagai keunggulan lainnya. Acara pun ditutup dengan sesi foto bersama para tamu undangan dan juga penyerahan Bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) Bantuan Sarana Prasarana Jaringan Internet Pendukung QRIS kepada Komunitas Pedagang Pasar Tradisional di Kota Kupang, dan Juga Penyerahan penghargaan kepada kepala Cabang Bank NTT Waikabubak Bapak Ketut Edi Suryanta yang diterima Pimpinan Direksi Bank NTT yang diserahkan langsung oleh kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT. (KK/SP-BI Guntara).

- Details
- Written by Admin
- Category: Berita
- Published: 17 December 2021
- Hits: 1154
-
PM Inggris Bubarkan Badan Kesehatan untuk Hemat Anggaran dan Tingkatkan Pelayanan
Menteri Kesehatan Inggris Wes Streeting, Kamis (13/3) mengatakan keberadaan badan Layanan Kesehatan Nasional (National Health Service/NHS) Inggris England menimbulkan duplikasi pekerjaan dan terlalu fokus pada kepatuhan, daripada efisiensi penggunaan anggaran. -
WHO: Kasus Campak di Eropa Naik 2 Kali Lipat Tahun 2024, Tertinggi dalam 25 Tahun Lebih
Kasus campak di wilayah Eropa meningkat dua kali lipat tahun 2024 ke level tertinggi dalam lebih dari 25 tahun, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan UNICEF, Kamis (13/3). Mereka mendesak agar segera diambil tindakan untuk meningkatkan tingkat vaksinasi yang menurun selama pandemi COVID-19. -
Kasus Campak Meningkat di Negara-negara Bagian di Barat Daya Amerika
Kasus campak telah dilaporkan di sejumlah negara bagian termasuk Alaska, California, Georgia, Kentucky, Maryland, New Jersey, New York, Pennsylvania, dan Rhode Island. -
VOA Headline News: Kasus Campak Meningkat di Negara-negara Bagian di Barat Daya AS
VOA Headline News: Kasus Campak Meningkat di Negara-negara Bagian di Barat Daya AS Rabu, 12 Maret 2025, pukul 12.00 WIB





















