BINTT001

Kupangkota.com
18 Agustus 2022 Bertempat di YES Cafe, di kelurahan Kayu putih, kecamatan Oebobo, Kota Kupang NTT , diselenggarakan "Sosialisasi Mata Uang Tahun Edisi 2022 dari Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur."  Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTT, Bapak I Nyoman Ariawan Atmaja,ST,MDM , kemudian Deputi Kepala Perwakilan BI NTT Bapak Daniel Agus Prasetyo, dan Kepala Unit Pengelolaan Uang Rupiah Bapak Aris Chandra Wijaya, serta Bapak Dicky di Bidang Pengendalian Inflasi BI NTT, dan juga Kehumasan BI NTT, dengan insan media pers jurnalis di NTT.

Baca Juga : Perkembangan Ekonomi Provinsi Nusa Tenggara Timur Triwulan II Tahun 2022

Menurut Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTT Bapak I Nyoman Ariawan Atmaja,ST,MDM menyampaikan uang kertas Tahun Edisi (TE) 2022 ini sudah diluncurkan pagi ini jam 08:00WIB oleh Gubernur Bank Indonesia Bapak Perry Warjiyo dan juga Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani dengan pecahan 100 ribu, 50 ribu, 20 ribu, 10 ribu, 5000 , 2000 dan 1000 rupiah.

BINTT012

Peluncuran Uang kertas TE 2022 ini masih mempertahankan gambar Pahlawan, dan tempat wisata serta Tarian yang sesuai Uang Tahun Edisi 2016 namun perbedaannya pada Uang Tahun Emisi (TE) 2022 ini adalah pertama memiliki penguatan design yang lebih cerah, terang, warna yang lebih mudah dikenali, yang kedua fitur keamanan (Security feature) pada Uang Kertas RI yang lebih sulit untuk dipalsukan, dan yang ketiga ketahanan mata uang (durability) yang lebih kuat dan tahan lama dalam pengedarannya, pungkas I Nyoman Ariawan Atmaja.

Latar belakang dikeluarkan Uang Tahun Emisi (TE) 2022, Amanat UU No.7 Tahun 2011 tentang mata Uang, BI menyediakan uang rupiah dalam jumlah yang cukup dan pecahan yang sesuai sebagai alat pembayaran yang sah di seluruh wilayah NKRI, ungkap I Nyoman Ariawan Atmaja.

BINTT008

Menurut Bapak Daniel Agus Prasetyo (Tengah), Deputi Kepala Perwakilan BI NTT, Ada beberapa aspek yang dimunculkan oleh Bank Indonesia dalam Uang Tahun Emisi 2022 ini, yang disingkat 3M diantaranya :
Mudah dikenali dengan design yang lebih tegas dan ukuran yang lebih praktis, dari sisi ukuran uang kertas TE 2022 lebih pendek untuk pecahan 1000, 2000, 5000, ada perbedaan sedangkan pecahan 100 ribu, ukuran panjangnya dan lebarnya masih sama, kemudian Memiliki fitur Keamanan yang lebih mumpuni,serta Mempunyai daya tahan Uang kertas yang lebih tahan lama, karena sudah Coating.

BINTT017

Bank Indonesia meluncurkan 7 (tujuh) pecahan Uang Rupiah Kertas Tahun Emisi 2022 (Uang TE 2022) pada Kamis, 18 Agustus 2022 di Jakarta. Ketujuh pecahan Uang TE 2022 tersebut secara resmi berlaku, dikeluarkan dan diedarkan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bertepatan pada HUT-77 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2022. Menurut I Nyoman Ariawan Atmaja, Kepala Perwakilan BI NTT, Uang Kertas Tahun Edisi (TE) 2022 ini tetap mempertahankan gambar utama pahlawan nasional pada bagian depan, serta tema kebudayaan Indonesia (gambar tarian, pemandangan alam, dan flora) pada bagian belakang sebagaimana Uang TE 2016. Ada tiga aspek inovasi penguatan Uang TE 2022, yakni desain warna yang lebih tajam, unsur keamanan pada uang kertas yang lebih mumpuni (sulit dipalsukan), dan ketahanan bahan uang yang lebih baik, pungkas I Nyoman Ariawan Atmaja.

Baca Juga :  Berita informasi di Kota Kupang dan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur

Pengeluaran dan pengedaran Uang TE 2022 merupakan salah satu pelaksanaan amanat UU Mata Uang sebagai bagian dari perencanaan pemenuhan kebutuhan uang masyarakat tahun 2022 dan dengan tetap menerapkan tata kelola yang baik sesuai Undang-Undang. Adapun pengeluaran Uang TE 2022 tidak memiliki dampak pencabutan atau penarikan Uang Rupiah yang telah dikeluarkan sebelumnya. Seluruh Uang Rupiah kertas ataupun logam yang telah dikeluarkan sebelumnya Tahun Emisi 2016 dinyatakan masih tetap berlaku sebagai alat pembayaran yang sah di seluruh wilayah NKRI sepanjang belum dicabut dan ditarik dari peredaran oleh Bank Indonesia. Sebagaimana diatur pada UU Mata Uang, pencabutan dan penarikan uang Rupiah dari peredaran ditempatkan dalam Lembaran Negara Republik Indonesia dan diumumkan melalui media massa.

Pengeluaran Uang TE 2022 yang bertepatan dengan momentum HUT RI ke-77 menjadi wujud semangat kebangsaan, nasionalisme, dan kedaulatan untuk menumbuhkan optimisme terhadap pemulihan ekonomi nasional. Hal ini selaras pula dengan tema HUT RI ke-77 : Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat. Masyarakat dapat melakukan penukaran Uang TE 2022 melalui perbankan atau kas keliling yang disediakan Bank Indonesia. Pemesanan penukaran melalui kas keliling dilakukan melalui aplikasi PINTAR yang dapat diakses melalui laman https://pintar.bi.go.id.

Aplikasi penukaran tersebut dapat diakses oleh masyarakat mulai tanggal 18 Agustus 2022 pukul 11.00 WIB dengan jadwal penukaran uang mulai tanggal 19 Agustus 2022. Pelaksanaan penukaran dilaksanakan dengan tetap menjaga protokol kesehatan pencegahan COVID-19 yang telah ditetapkan Pemerintah.

BINTT003

Kepala Unit Pengelolaan Uang Rupiah, Bapak Aris Chandra Wijaya (Foto Kanan), mengatakan tingkat pemusnahan uang lusuh dan rusak tidak layak edar di Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk tahun 2021 sudah mencapai total Rp2.258.000.000 (rata-rata diatas 2,2 triliun rupiah uang lusuh di NTT). Untuk di NTT penukaran uang lusuh bisa dilaksanakan setiap hari Kamis jam 09:00-12:00WITA , di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTT, dan akan ada Kas Keliling yang juga melayani penukaran uang lusuh di pasar-pasar dan tempat umum/ ruang publik, agar uang tidak layak edar (UTLE) bisa segera tergantikan dengan Uang Rupiah Layak Edar (URLE).

Adapun ciri Design Uang Rupiah Kertas Tahun Emisi (TE) 2022 bisa kunjungi disini :
https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/news-release/Documents/sp_2421922_Desain_Uang_Rupiah_Kertas_Tahun_Emisi_2022.png

Ciri-ciri dari Keaslian Uang Rupiah Kertas Tahun Emisi 2022 bisa kunjungi disini :
https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/news-release/PublishingImages/Pages/sp_2421922/sp_2421922_Ciri-ciri_Keaslian_Uang_Rupiah_Kertas_Tahun_Emisi_2022.png

BINTT016

BINTT007

Bapak Dicky (Foto Kiri) di Bidang Pengendalian Inflasi perwakilan BI NTT mengungkapkan, peran berbagai stakeholder yakni TPID, Tim Pengendali Inflasi Daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur perlu terus ditingkatkan, khususnya terkait harga pangan di masyarakat agar tetap terkendali. Bank Indonesia NTT meluncurkan Kampung Sadar Inflasi di Oebufu Kota Kupang NTT, dengan menanam 3000 bibit benih cabe rawit , lombok keriting, agar masyarakat bisa menghasilkan sendiri tanaman pengendali inflasi dan tidak terpengaruh harga di pasar karena bisa hasilkan cabe di pekarangan rumah masing-masing. Kampung sadar inflasi ini akan terus dikembangkan di daerah lainnya terkait dengan tanaman - tanaman pengendali inflasi seperti cabe dan bawang merah & putih.

BINTT006

BINTT013

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur, Bapak I Nyoman Ariawan Atmaja, juga mengatakan strategi pengendalian inflasi di NTT total bibit yang akan dibagikan mencapai 77.000 bibit tanaman pengendali inflasi, sesuai dengan HUT RI ke 77 di tahun 2022. Dalam Sesi tanya jawab dari kupangkota.com menanyakan apa langkah taktis Pemerintah NTT dalam menjaga stok pangan dan pengendalian pasca produksi hasil panen di NTT yang berlimpah, dan Kepala BI NTT menyampaikan saat high level meeting bersama Bank Indonesia NTT dan Pemerintah Daerah NTT, pada 12 agustus 2022 Pemerintah NTT yaitu Gubernur NTT sudah memberikan instruksi kepada semua Kepala Daerah di 22 kabupaten dan Kota untuk segera menyediakan, bahkan menyewa cold storage penyimpanan bahan makanan di beberapa pasar untuk menjaga produksi pangan dan penyimpanan bahan makanan seperti ikan, sayur, daging agar terjaga kondisi layak jual dan tidak cepat rusak karena tersimpan dengan baik di cold storage container, semua bahan pangan dengan higienis serta harga yang terjangkau di masyarakat, ujar I Nyoman Ariawan Atmaja. Peran Bank Indonesia NTT siap berkomitmen selalu sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak khususnya Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) yang akan melaksanakan kegiatan bulan september 2022 di Waingapu (Pulau Sumba) dan juga Maumere (Pulau Flores NTT), serta di Kota dan Kabupaten Kupang (Pulau Timor). Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) ini akan melibatkan Pemerintah Daerah NTT, dan 22 Bupati dan walikota di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga :  Berita informasi di Kota Kupang dan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur

BINTT011

BINTT004

BINTT015

Acara sosialisasi Uang Kertas Tahun Emisi 2022 ini berlokasi di YES Cafe dengan penanggung jawab ibu irene, dimana YES Cafe menurut I Nyoman Ariawan Atmaja, Kepala BI NTT adalah merupakan muara dari Bank Indonesia Young Entrepreneur School (BIYES). Di YES Cafe ini terdapat berbagai booth UMKM, dagang kuliner, susu rempah, kopi NTT, nasi, serta fasilitas permainan ayunan anak, taman bermain, lopo (bale bengong), toilet, serta tempat cuci tangan dan tempat sampah yang strategis, rumput halaman nampak asri dan sejuk untuk berbagai aktifitas outdoor, media pers jurnalis serta masyarakat bisa datang dan menikmati suasana YES CAFE di halaman outdoor kompleks Perumahan BI NTT jalan perintis kemerdekaan I kelurahan Kayu putih, yang juga kedepannya akan tersedia wifi internet, dan berbagai produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dari BI YES yang terpilih untuk tersaji di YES Cafe ini. (KK/Guntara)

Narasi, Photo, Editor : Rary Triguntara

BINTT014

BINTT005BINTT002

BINTT009

BINTT010