MenhanRI6

KupangKota.com, NTT - Menteri Pertahanan RI Jenderal (HOR) TNI (Purn) Dr.Sjafrie Sjamsoeddin,M.B.A melakukan kunjungan kerja ke Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk memastikan kesiapan pertahanan negara di wilayah perbatasan strategis Indonesia bagian timur pada 21 Januari malam hari hingga 22 Januari 2026. Kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi TNI, pemerintah daerah, dan organisasi kemasyarakatan UNTAS. Selain agenda pertahanan, Menhan menegaskan komitmen negara terhadap generasi muda asal Timor Timur melalui akses pendidikan dan penguatan nilai kebangsaan, serta mendorong UNTAS untuk terus berkontribusi bagi pembangunan nasional dan daerah.

Menhan RI tiba bersama sejumlah pejabat strategis, di antaranya Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Irjen Kemhan Letjen TNI Rui F.G.P. Duarte, Kabacadnas Letjen TNI Gabriel Lema, Rektor Universitas Pertahanan Letjen TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho, Komisaris Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia RNI Letjen TNI (Purn.) Tono Suratman, serta Aspers Kasad Mayjen TNI I Wayan Suarjana. Kehadiran rombongan ini menegaskan bobot strategis kunjungan kerja Menhan RI ke NTT.

Penyambutan kehormatan juga dihadiri Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, S.H., M.H., Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Dankodaeral VII Laksda TNI Joni Sudianto, Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Hendro Cahyono, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) El Tari, Marsma TNI Somad, S.I.P., menyambut langsung kedatangan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, beserta rombongan di apron Bandara Lanud El Tari, Kupang, Rabu (21/1/2026). Penyambutan berlangsung dengan tata upacara kehormatan militer sebagai simbol penghormatan institusional TNI AU terhadap kunjungan pejabat tinggi negara. Hadir juga jajaran pejabat TNI dan Kementerian Pertahanan. Sinergi lintas matra dan pemerintah daerah tampak kuat dalam agenda tersebut.

menhan1

Menteri Pertahanan RI Jenderal (HOR) TNI (Purn) Dr.Sjafrie Sjamsoeddin,M.B.A Bersama Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) El Tari, Marsma TNI Somad, S.I.P., Dan Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si.

menhan2

Setibanya di Lanud El Tari, Menhan RI Sjafrie dan rombongan melaksanakan refreshment di VIP Room sebelum melanjutkan rangkaian kegiatan kunjungan kerja di wilayah Nusa Tenggara Timur. Agenda ini menjadi bagian awal dari serangkaian aktivitas strategis yang telah dijadwalkan selama kunjungan.

Kunjungan kerja Menhan RI bertujuan memastikan kesiapan satuan-satuan TNI di wilayah NTT dalam menghadapi dinamika dan tantangan strategis, sekaligus memperkuat koordinasi antara unsur pertahanan pusat dan daerah. NTT dipandang memiliki posisi vital dalam sistem pertahanan nasional, khususnya di kawasan timur Indonesia.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen Kementerian Pertahanan dan TNI dalam menjaga stabilitas keamanan, meningkatkan kesiapsiagaan, serta memperkokoh sistem pertahanan negara, terutama di wilayah perbatasan dan kawasan strategis Indonesia bagian timur.

Hadiri Pengukuhan Pengurus Untas Masa Bhakti 2025 - 2030, Gubernur NTT Melki Ajak Untas untuk Berkontribusi bagi Pembangunan Daerah dan Menjaga Kesatuan dan Persatuan Bangsa.

Acara pengukuhan Uni Timor Aswain (UNTAS) tersebut turut dihadiri oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia (RI), Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan RI, Letjen TNI Rui F. G. P Duarte, Kepala Badan Cadangan Nasional Kemhan RI, Letjen TNI Gabriel Lema, Rektor Unhan, Letjen Purn Dr. Anton Nugroho, Asisten Personel Kepala Staf Angkatan Darat, Mayjen TNI I Wayan Suarjana, Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto.

Turut hadir pula, Anggota DPD NTT, Abraham Paul Liyanto, Ketua DPRD NTT, Emi Nomleni, unsur Forkopimda NTT, Wakil Ketua I DPRD NTT yang juga Ketua Umum Untas Masa Bhakti 2025 - 2030, Fernando Osorio Soares, para Kepala Daerah / Wakil Kepala Daerah se-daratan Timor, serta segenap keluarga besar dan pengurus Untas.

Baca Juga : Kumpulan Berita dan Informasi di Kupang dan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur

MenhanRI2


Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Pataka oleh Menhan kepada Ketua Umum Untas Masa Bhakti 2025 - 2030. Setelah itu, pembacaan Surat Keputusan Ketua Umum Untas tentang Susunan Kepengurusan Untas Masa Bhakti 2025 - 2030, dan dilanjutkan dengan Pengukuhan Pengurus Untas Masa Bhakti 2025 - 2030.

Mengawali sambutannya, Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan proficiat kepada seluruh keluarga besar dan jajaran pengurus Untas yang baru saja dikukuhkan. “Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat NTT, saya menyampaikan selamat kepada seluruh keluarga besar dan jajaran pengurus UNTAS yang telah dikukuhkan untuk mengemban tugas dan amanah lima tahun kedepan,” ucap Gubernur Melki.

Gubernur NTT Melki juga menekankan bahwa Pemerintah Provinsi NTT saat ini terus berupaya mendorong terwujudnya visi pembangunan daerah, yaitu NTT yang lebih Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan. Visi ini, jelasnya bukan sekadar slogan, melainkan arah kebijakan yang menuntut kerja nyata, disiplin, integritas, serta keberpihakan kepada masyarakat kecil dan kelompok rentan melalui kerja kolaboratif dengan berbagai komponen.
“Pemerintah Provinsi NTT meyakini bahwa pembangunan tidak mungkin berjalan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah, dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, media, serta seluruh lapisan masyarakat, secara khusus termasuk kehadiran Untas di bumi Flobamorata,” terang Melki Laka Lena.

Ia juga menyebutkan bahwa Provinsi NTT memiliki potensi yang besar di berbagai sektor baik di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, kelautan, pariwisata, energi terbarukan maupun ekonomi kreatif. Sehingga Ia berharap diperlukannya kerja kolaboratif dalam pengelolaannya.
“Beragam potensi tersebut hanya akan memberikan nilai tambah jika dikelola secara kolaboratif, inovatif, dan berkelanjutan, dengan mengedepankan kearifan lokal serta semangat gotong royong yang menjadi jati diri masyarakat NTT dengan berbagai elemen masyarakat,” jelasnya.

Gubernur NTT Melki menjelaskan peran lembaga, organisasi, dan komunitas sangat strategis. Sehingga selaku mitra pembangunan, Gubernur Melki juga mengharapkan Untas dapat berperan aktif sebagai agen perubahan, sekaligus jembatan antara kebijakan pemerintah dengan kebutuhan riil masyarakat.
“Saya berharap agar setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan benar-benar menyentuh akar persoalan dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelas Melki.

Mengakhiri sambutannya, Ia juga menegaskan dan mengajak keluarga besar Untas bersama berbagai pihak untuk terus menumbuhkan semangat persatuan, toleransi, keberagaman dan kebersamaan dimanapun berada.
“NTT adalah rumah besar yang dihuni oleh keberagaman suku, agama, dan budaya. Keberagaman ini adalah kekuatan, bukan penghalang, selama kita menjaganya dengan saling menghormati dan bekerja untuk tujuan bersama. Sekali lagi, saya mengajak kita semua untuk terus bersinergi, bergerak bersama, dan bekerja dengan hati demi NTT yang kita cintai. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberkati setiap niat baik, karya dan pengabdian kita. Untas... Ayo Bangun Indonesia, Ayo Bangun NTT

Dalam agenda terpisah, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya keluarga besar Uni Timor Aswain (UNTAS), untuk terus menumbuhkan semangat persatuan, toleransi, dan kebersamaan. Ia menegaskan bahwa keberagaman suku, agama, dan budaya di NTT merupakan kekuatan yang harus dirawat bersama.

 

MenhanRI3

Sementara itu, Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa UNTAS merupakan organisasi kemasyarakatan yang diakui secara resmi oleh negara. Dalam sambutannya, Menhan mengenang kembali perjalanan sejarah dan ikatan emosionalnya bersama para pejuang Timor Timur hingga peristiwa referendum 1999.

Menhan RI Sjafrie juga menekankan pentingnya peran generasi muda, khususnya putra-putri asal Timor Timur yang memilih tetap setia kepada Indonesia. Ia menyampaikan komitmen membuka peluang pendidikan di Universitas Pertahanan (UNHAN) Ben Mboi di Kabupaten Belu NTT melalui jalur beasiswa bagi generasi penerus pejuang Timor Timur.

Dalam sambutannya Menhan RI Sjafrie menegaskan bahwa Untas sebagai organisasi sosial kemasyarakatan yang mewadahi secara resmi warga Indonesia asal Timor Timur diakui eksistensinya oleh negara. Dalam momentum tersebut, Ia juga kembali mengenang kembali pengalaman militernya bersama para pejuang di Timor Timur hingga referendum kemerdekaan negara tersebut di tahun 1999.

“Saya berdiri di sini, selain sebagai Menhan, namun saya juga berbicara sebagai teman seperjuangan bersama bapak ibu semua. Ikatan emosional dan sejarah sehingga saya dan kita semua bisa hadir di sini. Pertemuan ini penuh kehangatan dan kenangan serta pelajaran berharga kita sebagai saudara,” ucap Menhan RI, Sjafrie Sjamsoeddin.

Menhan Sjafrie turut menekankan pentingnya peran, dedikasi dan kontribusi generasi muda, secara khusus putra-putri asal Timor Timur yang memilih Indonesia untuk dapat mengenyam pendidikan di Universitas Pertahanan (Unhan) Belu. Ia menyampaikan komitmennya terkait peluang putra-putri pejuang Timor Timur agar bisa menempuh pendidikan di Unhan melalui jalur beasiswa sehingga kelak bisa berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

“Unhan ada berkat Bapak Presiden Prabowo yang pada pemerintahan sebelumnya menjabat sebagai Menhan. Dan keberadaan saya saat ini untuk melanjutkan salah satu perjuangan beliau yakni agar putra putri dan cucu - cucu bapak dan ibu semua bisa masuk dan sekolah di Unhan. Yang penting kita persiapkan generasi muda kita supaya disiplin, rajin belajar dan militan terhadap NKRI,” terang Menhan Sjafrie.

Menhan Sjafrie juga ingin agar keluarga besar Untas untuk menatap masa depan, tanpa harus dibayang bayangi masa lalu. “Kita tidak perlu terus melihat ke belakang. Yang terpenting Untas terus melangkah maju, menatap ke depan, berkarya, berkontribusi membangun bangsa, setia kepada merah putih dan mencintai NKRI,” terangnya.

“Melalui UNTAS, kita harus berjuang bersama-sama. Negara kita kaya potensi, dan harus kita kelola dengan baik, terukur agar hasilnya kembali kepada kesejahteraan rakyat kita. Dan generasi muda Untas harus buktikan dengan berkontribusi bagi negara dan sejarah pembangunan Indonesia. Jaga selalu perdamaian, saya yakin kehadiran Untas bisa memperkuat kita punya benteng Pancasila dan UUD 1945. Semoga hubungan emosional dapat terus kita jaga demi NKRI, untuk Indonesia Maju.” Pungkas Menhan RI.

Lebih lanjut, Menhan mengajak keluarga besar UNTAS untuk menatap masa depan tanpa terjebak pada masa lalu, dengan terus berkarya, berkontribusi bagi pembangunan bangsa, serta menjaga kesetiaan kepada Pancasila, UUD 1945, dan NKRI.

MenhanRI4

Ketua Uni Timor Aswain (UNTAS), Fernando Jose Lemos Osorio Soares,ST dalam sambutannya menegaskan sikap tegas organisasi tersebut untuk tetap setia kepada NKRI. Ia menyampaikan bahwa UNTAS lahir dari pilihan sadar warga Indonesia asal Timor Timur yang memilih tetap berada di pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia pasca referendum. Acara ini turut dihadiri oleh Forkompinda Provinsi NTT, Ketua DPRD NTT, dan Wakil Ketua DPRD NTT, Dewan Perwakilan Daerah RI Dapil NTT Ir. Abraham Paul Liyanto yang dilaksanakan di Aula Hotel Harper Kota Kupang NTT.

Untas dijelaskan Nando lahir dari sikap warga Indonesia asal Timor Timur yang pada saat masa masa referendum memilih untuk tetap loyal terhadap Indonesia dan tinggal di pangkuan ‘Ibu Pertiwi’.
“Untas sejak awal berdiri, berkomitmen dan secara tegas menyatakan kesetiannya terhadap negara Indonesia. Kami juga ingin berkontribusi bagi pembangunan bangsa dan daerah ini,” ucap Nando.

Nando Soares juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat serta Pemerintah Provinsi NTT yang sejak 1999 telah menerima warga asal Timor Timur dengan terbuka. Menurutnya, NTT kini telah menjadi rumah besar tempat UNTAS hidup, bertumbuh, dan mengabdi bagi bangsa.

MenhanRI5

Menteri Pertahanan RI Jenderal (HOR) TNI (Purn) Dr.Sjafrie Sjamsoeddin,M.B.A

MenhanRI7

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena,S.Si.,Apt Dan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dapil NTT Ir.Abraham Paul Liyanto

22 Januari 2026 Pada siang hari Menhan RI Sjafrie melanjutkan kunjungan kerja menggunakan Heli menuju Kabupaten Belu NTT. yang juga dihadiri Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, S.H., M.H., Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Dankodaeral VII Laksda TNI Joni Sudianto, Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Hendro Cahyono, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) El Tari, Marsma TNI Somad, S.I.P., Serta Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., menyambut langsung kedatangan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, beserta rombongan dalam kunjungan kerja ke Belu Provinsi NTT. Sinergi lintas matra TNI dan POLRI dan pemerintah daerah tampak kuat dalam agenda tersebut.

menhan3

Menteri Pertahanan RI bersama Gubernur NTT, Kapolda NTT, Pangdam IX Udayana, Dankodaeral VII.

Kunjungan kerja Menteri Pertahanan ke NTT dinilai memiliki arti penting dan strategis, mengingat posisi geografis NTT sebagai wilayah perbatasan sekaligus pintu selatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., Kapolda NTT menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan sistem pertahanan negara secara menyeluruh, mencakup pertahanan udara, darat, dan laut, terutama di wilayah perbatasan yang rawan terhadap berbagai potensi ancaman.

Selain agenda pertahanan, Menteri Pertahanan RI juga dijadwalkan menghadiri serta melantik pengurus Uni Timor Aswain (UNTAS). Kegiatan ini menjadi wujud perhatian dan komitmen negara terhadap warga negara Indonesia asal Timor Timur yang tetap setia kepada NKRI, sekaligus memperkuat ikatan kebangsaan dan nasionalisme di wilayah perbatasan.

MenhanRI8

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya, Menhan RI direncanakan mengunjungi sejumlah lokasi strategis di NTT, termasuk Kabupaten Belu. Selain itu, Menhan juga akan menghadiri Kongres UNTAS serta mengukuhkan pengurus UNTAS periode 2025–2030, yang diharapkan mampu memperkuat peran organisasi tersebut dalam menjaga persatuan, stabilitas sosial, dan ketahanan nasional.(Rygun)

Editor : Guntara

Sumber dan Foto :
Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT  / Alex Raditia / Gerard, Waltri / Ady Hau, Angel, Eta
Presisi Polda NTT Humas Polda NTT
Penerangan Lanud El Tari Kupang NTT

MenhanRI6

 

Baca Juga : Kegiatan Dunia Usaha di NTT Naik Pada Triwulan IV 2025 , Optimisme Pelaku Usaha NTT Menguat

Baca Juga : Bank Indonesia Optimalkan Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah ETPD Untuk Perkuat Kemandirian Fiskal Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur 2026

Baca Juga : Hadiri Rapat Koordinasi Direktorat Jenderal Perbendaharaan DJPb Kementerian Keuangan, Gubernur NTT Tekankan Sinergi Lintas Sektor Perkuat Ekonomi Daerah 2026

Baca Juga : Kepemimpinan Wali Kota Christian Dan Wakil Wali Kota Serena, Pemerintah Kota Kupang Ukir Prestasi Fiskal 2025 Dengan Realisasi PAD Rp134,04 Miliar Melampaui Target Pimpin Capaian seluruh NTT

Baca Juga : Pertanggungjawaban Terbuka Program Melki Dan Johni, Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Paparkan Capaian Dasa Cita NTT Tahun 2025

Baca Juga : Inflasi Terkendali, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur Bersama Bank Indonesia NTT Tegaskan Sinergi 4K Hadapi Natal 2025 Dan Sambut Tahun Baru 2026

Baca Juga : Ekosistem Digital Kian Kuat, Provinsi NTT Dan Kota Kupang Raih Penghargaan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Terbaik Tahun 2025

Baca Juga : Sinergi Bank Indonesia NTT, Pemprov NTT, Dan ISEI Gelar Forum Ekonomi Flobamorata 2025 Rumuskan Akselerasi Pertumbuhan Daerah Nusa Tenggara Timur

Baca Juga : Menteri Kebudayaan Buka Pameran IPACS 2025 di Kupang : Indonesia Timur Jadi Pusat Diplomasi Budaya Pasifik

Baca Juga : Mendagri Tito Karnavian Serahkan Penghargaan “Cita Daerah Damai dan Inklusif 2025” Kepada Kota Kupang

Baca Juga : Pemerintah Kota Kupang dan Bank Indonesia NTT Perkuat Kolaborasi Kendalikan Inflasi Jelang Akhir Tahun 2025 Serta Pacu Transformasi Digital Keuangan Daerah

Baca Juga : Kumpulan Berita dan Informasi di Kupang dan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur