Home
"Satu Tenda, Seribu Cerita Budaya Flobamorata” , Gubernur NTT Melki Ajak Generasi Muda Hidupkan Nilai-Nilai Luhur Bangsa Dalam Kemah Budaya Pelajar 2025

KupangKota.com, NTT — Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena,S.Si.,Apt secara resmi membuka kegiatan Kemah Budaya Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT di UPTD Taman Budaya Kupang, Rabu (22/10/2025). Mengusung tema “Satu Tenda, Seribu Cerita Budaya Flobamorata”, kegiatan ini menjadi ajang pelestarian nilai-nilai budaya lokal bagi generasi muda.
Acara ini berlangsung selama tiga hari 22–24 Oktober 2025 dengan melibatkan 342 siswa siswi dan 38 pendamping dari 20 SMA/SMK seluruh daratan Timor. Melalui kegiatan ini, Gubernur NTT Melki menegaskan pentingnya peran seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan lokal sebagai wujud tanggung jawab bersama terhadap pemajuan kebudayaan daerah.


Dalam sambutannya, Gubernur NTT Melki menekankan bahwa Kemah Budaya merupakan wadah pembelajaran kreatif dan edukatif. “Selama tiga hari kedepan adik-adik semua akan mengikuti banyak kegiatan positif dan edukatif seperti : Workshop seni untuk mengasah kreativitas dalam bidang tari, musik, teater, dan seni rupa. Kemudian Diskusi budaya guna memperdalam wawasan serta menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai budaya bangsa. Pemilihan Duta Budaya untuk melahirkan generasi muda yang aktif melestarikan budaya. Outbond dan kunjungan ke museum daerah sebagai sarana belajar budaya secara langsung. Pertunjukan seni yang menampilkan beragam kreativitas peserta; serta Malam api unggun sebagai penutup yang menggambarkan semangat persaudaraan dan kebersamaan di antara seluruh peserta kemah budaya.” Ungkap Gubernur NTT Melki.
Lebih lanjut, Gubernur NTT Melki menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendukung pelestarian karya budaya lokal, sembari membangun sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Dukungan ini diharapkan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga identitas budaya NTT yang beragam.

Selain soal budaya, Gubernur NTT Melki juga menyinggung rencana regulasi baru tentang jam belajar dan jam ibadah bagi siswa. Gubernur NTT Melki Laka Lena juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi NTT sedang merumuskan peraturan untuk memperkuat jam belajar dan jam ibadah terkhusus bagi siswa siswi. “Kami sekarang sedang rumuskan regulasi terkait jam belajar, yang didalamnya juga atur terkait quality time bersama orang tua, keluarga. Tujuan dari ini semua untuk membangun kualitas keluarga sebagai tiang pendidikan utama anak-anak dan pendekat hubungan dengan Tuhan,” terang Gubernur NTT Melki.
“Karena itu, saya meminta kepada semua siswa siswi, para Guru dan kita semua yang hadir, untuk mendorong kebiasaan membaca, menulis, dan beribadah di rumah, dengan menyediakan waktu khusus pada pukul 17.30-19.00 dengan pengecualian pada hari Sabtu,” tambahnya.
Menurut Gubernur NTT Melki, langkah-langkah yang Ia jelaskan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak perubahan yang signifikan, mengingat juga situasi dan kondisi saat ini menunjukkan peningkatan angka kasus HIV/AIDS, khususnya di kalangan usia produktif dan remaja.
“Situasi sekarang jika kita tidak awasi dengan ketat, jika tidak diatur dengan baik akan jadi bom waktu bagi kita semua. Apalagi sudah ada banyak kasus penyakit sosial hingga HIV/AIDS dikalangan pelajar khususnya. Hal ini jadi alarm bagi kita semua bahwa penguatan peran keluarga dalam membangun karakter, moral, dan pengawasan terhadap anak-anak sangatlah penting khususnya yang banyak dipengaruhi oleh penggunaan Gadget Smartphone tanpa pengawasan,” jelas Gubernur NTT Melki.
Sehingga menurut Gubernur NTT Melki, melalui penerapan jam belajar dan jam ibadah ini, akan menghadirkan ruang interaksi yang lebih hangat di dalam keluarga dalam membimbing dan mengawasi anak-anak supaya tidak ‘tersesat’ dalam penggunaan teknologi. Menurutnya, pengawasan keluarga dan pembiasaan kegiatan positif seperti membaca, menulis, dan beribadah di rumah akan membentuk lingkungan yang sehat dan berakhlak bagi anak-anak.

Sebelum menutup sambutannya, Gubernur NTT Melki mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Kemah Budaya 2025 sebagai wadah menumbuhkan semangat kreatif, berbudaya, dan berkarakter kuat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut, seraya menyerukan semangat “Satu Tenda, Seribu Cerita Budaya Flobamorata, Dengan generasi muda yang berbudaya, ayo bangun NTT”.
Usai membuka kegiatan, Bapak Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena,S.Si.,Apt bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT Ambrosius Kodo,S.Sos.,M.M meninjau tenda-tenda peserta dan membeli produk lokal karya siswa siswi yang dipamerkan di sekitar area kemah.(SP-Adpim/Rygun)
Editor : Guntara
Sumber dan Foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT / Alex Raditia / Dio Ceunfin / Ady Hau - Nur

Baca Juga : Wujud Bakti TNI, Kodim 1604/Kupang Peletakkan Batu Pertama Pembangunan SMPN Oepoli Di Perbatasan Timor NTT
Baca Juga : Kumpulan Berita dan Informasi di Kupang dan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur
- Details
- Written by Admin
- Category: Berita
- Published: 23 October 2025
- Hits: 174
Wujud Bakti TNI, Kodim 1604/Kupang Peletakkan Batu Pertama Pembangunan SMPN Oepoli Di Perbatasan Timor NTT

KupangKota.com, NTT - Kabupaten Kupang - Kodim 1604/Kupang menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pemerataan pendidikan di wilayah perbatasan melalui kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Oepoli di Desa Netemnanu, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Kamis 23 Oktober 2025. Acara yang dipimpin langsung oleh Dandim 1604/Kupang, Kolonel Inf Kadek Abriawan,S.I.P.,M.H.I., ini menjadi bagian dari program Bakti TNI yang berfokus pada sinergi pembangunan di daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kabupaten Kupang, instansi pemerintah, tokoh perempuan, pemuda, tokoh Agama, serta tokoh masyarakat dan adat setempat yang menunjukkan semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat.

Rangkaian acara diawali dengan penyambutan dan doa bersama sebelum Dandim 1604/Kupang Kolonel Inf.Kadek Abriawan menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya pendidikan sebagai landasan utama kemajuan bangsa. Dalam prosesi simbolis peletakan batu pertama, Dandim menegaskan bahwa pembangunan SMPN Oepoli bukan hanya tentang berdirinya gedung sekolah, tetapi juga tentang membangun harapan baru bagi generasi muda di perbatasan yang selama ini terbatas akses pendidikannya. Ia menyebut kolaborasi TNI, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci dalam mencetak anak-anak bangsa yang cerdas, berkarakter, dan disiplin.

Pembangunan fisik SMPN Oepoli meliputi tiga ruang kelas berukuran 24 meter x 8,75 meter, satu ruang guru, tiga unit WC, serta satu sumur bor untuk kebutuhan air bersih. Selain itu, pengadaan meubeler juga menjadi prioritas agar proses belajar mengajar berjalan maksimal. Pembangunan ini diharapkan mampu menjawab keterbatasan sarana pendidikan yang selama ini dihadapi masyarakat di kawasan perbatasan, sekaligus memberikan ruang bagi anak-anak untuk belajar lebih layak dan nyaman.
Dandim 1604/Kupang, Kolonel Inf Kadek Abriawan,S.I.P.,M.H.I., menyampaikan pembangunan ini bukan sekadar membangun gedung, tetapi juga membangun semangat dan harapan anak-anak di wilayah perbatasan yang selama ini memiliki keterbatasan akses pendidikan. Dandim 1604/Kupang menegaskan kehadiran TNI dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. TNI tidak hanya berperan menjaga kedaulatan dan keamanan negara, namun juga turut berkontribusi dalam membangun kesejahteraan masyarakat melalui dukungan terhadap infrastruktur pendidikan, Ungkap Dandim 1604 Kadek Abriawan. Ia berharap SMPN Oepoli dapat menjadi pusat pembinaan generasi muda yang berjiwa nasionalis, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, dan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat di daerah perbatasan. Dandim 1604/Kupang berharap SMPN Oepoli nantinya menjadi pusat pembinaan generasi muda yang berwawasan kebangsaan dan berjiwa Pancasila, sekaligus menjadi simbol kepedulian negara terhadap wilayah terpencil.

Menutup sambutannya, Dandim 1604/Kupang Kolonel Inf Kadek Abriawan,S.I.P.,M.H.I. mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat hasil pembangunan sekolah ini agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Ia optimistis dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan doa seluruh pihak, pembangunan SMPN Oepoli dapat berjalan lancar serta menjadi titik awal kemajuan pendidikan di wilayah perbatasan NTT. “Semoga sekolah ini menjadi cahaya bagi masa depan anak-anak Oepoli,” ungkapnya penuh harap.(RyGuN)
Editor : Guntara
Sumber dan Foto : Penerangan Kodim (Pendim) 1604/Kupang

Baca Juga : Danrem 161 Wira Sakti Kumpulkan Tokoh Masyarakat untuk Percepat Penyelesaian Sengketa Perbatasan RI dan RDTL
Baca Juga : Kumpulan Berita dan Informasi di Kupang dan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Baca Juga : Komandan Korem 161 Wira Sakti Tegaskan Pentingnya Sinergitas dan Inovasi di Sertijab Dandim 1604 Kupang
- Details
- Written by Admin
- Category: Berita
- Published: 23 October 2025
- Hits: 210
Kinerja Perbankan NTT Triwulan II 2025 Stabil, Otoritas Jasa Keuangan Bersama Pemerintah Daerah Dorong Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Nusa Tenggara Timur

KupangKota.com, NTT - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya memperkuat peran sektor jasa keuangan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan, khususnya di kawasan timur Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, dalam pertemuan bersama Bank Indonesia (BI) Perwakilan NTT, Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD), dan Perbarindo di Kupang pada 17 Oktober 2025.
Potensi ekonomi NTT terus meningkat seiring dengan penguatan fondasi ekonomi daerah dan berkembangnya sektor-sektor unggulan. Dian menekankan bahwa perbankan memiliki peluang besar untuk menyalurkan pembiayaan pada sektor produktif yang berdaya saing tinggi.
“NTT memiliki fondasi ekonomi yang kuat dan terus menunjukkan tren positif. Ini menjadi momentum bagi industri perbankan untuk lebih aktif menyalurkan pembiayaan ke sektor-sektor produktif yang berdaya saing,” ungkap Dian. Dari sisi kinerja, industri perbankan di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menunjukkan perkembangan yang stabil dengan potensi pertumbuhan lebih besar ke depan. Hingga Agustus 2025, aset perbankan tumbuh sebesar 4,04 persen, penyaluran kredit meningkat 1,52 persen, dan Dana Pihak Ketiga (DPK) naik 5,96 persen. Rasio kredit terhadap dana pihak ketiga (LDR) tercatat 120,37 persen, mencerminkan tingginya kebutuhan pembiayaan untuk mendorong aktivitas ekonomi daerah.
Sementara itu, rasio kredit bermasalah (NPL) sebesar 4,10 persen masih berada dalam batas yang terkendali, dengan ruang perbaikan melalui peningkatan kualitas pembiayaan dan penguatan manajemen risiko. Selama tahun 2024, jumlah wisatawan nusantara dan mancanegara masing-masing tumbuh sebesar 57,64 persen dan 53,78 persen. Dengan 1.637 daya tarik wisata yang tersebar di 22 kabupaten/kota, potensi pariwisata NTT menjadi peluang besar bagi perbankan untuk mendukung ekosistem wisata, termasuk pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar destinasi unggulan.

Ekonomi NTT tumbuh 5,44 persen pada triwulan II 2025, menempati posisi ke-9 secara nasional. Sektor pertanian menyumbang 1,99 persen, perdagangan 1,62 persen, dan administrasi pemerintahan 0,71 persen. Namun, kredit untuk pertanian masih rendah, hanya 4,66 persen dari total, dengan pertumbuhan 1,05 persen.
Indikator kesejahteraan masyarakat NTT juga membaik. UMP 2024 naik menjadi Rp2.186.826 atau meningkat 2,96 persen, sedangkan Gini Rasio turun menjadi 0,315, lebih rendah dari rata-rata nasional. Kondisi ini menunjukkan pemerataan pendapatan dan potensi peningkatan konsumsi masyarakat.
Selain sektor darat, potensi ekonomi kelautan NTT juga sangat besar. Provinsi ini merupakan penghasil rumput laut terbesar kedua di Indonesia dengan kontribusi 15,20 persen terhadap produksi nasional. Potensi lainnya seperti garam, ikan kerapu, dan lobster memiliki nilai ekonomi tinggi jika didukung pembiayaan perbankan.
Dian menegaskan, perbankan harus menjadi motor penggerak utama dalam menggerakkan ekonomi daerah melalui optimalisasi peran intermediasi dan inovasi layanan keuangan. Ia menilai, kesejahteraan masyarakat NTT dapat meningkat jika akses perbankan diperluas secara inklusif.
Dalam kunjungan kerjanya, Dian juga bertemu Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena untuk membahas strategi memperluas akses dan literasi keuangan, terutama di wilayah terpencil dan kepulauan. Fokus pembahasan diarahkan pada peningkatan pembiayaan sektor produktif seperti pertanian, perikanan, pariwisata, dan UMKM. Melalui pertemuan tersebut, OJK dan Pemerintah Provinsi NTT membahas perkembangan ekonomi daerah, peran sektor jasa keuangan, serta langkah strategis untuk memperluas akses dan literasi keuangan masyarakat, terutama di wilayah pelosok dan kepulauan (terutama daerah Terdepan, Terpencil dan Tertinggal).
Fokus pembahasan diarahkan pada peningkatan pembiayaan kepada sektor produktif seperti pertanian, perikanan, pariwisata, dan UMKM guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkelanjutan. Gubernur NTT mengharapkan peran OJK dan industri perbankan di provinsi NTT untuk berkolaborasi dengan otoritas daerah dan pelaku usaha dalam rangka berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain agenda resmi dengan pemerintah daerah, Dian juga memberikan kuliah umum di Universitas Nusa Cendana dalam program OJK Mengajar. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kepercayaan publik terhadap sistem keuangan melalui literasi dan etika keuangan. Dian menegaskan, OJK akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, sektor keuangan, dan dunia pendidikan guna mewujudkan pembangunan ekonomi yang merata di seluruh Indonesia. Kolaborasi multipihak menjadi kunci menuju masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing.(RyGuN)
Editor : Guntara
Sumber dan Foto : Siaran Pers Otoritas Jasa Keuangan NTT , Nomor : SP 163/GKPB/OJK/X/2025
Baca Juga : Kumpulan Berita dan Informasi di Kupang dan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur
- Details
- Written by Admin
- Category: Berita
- Published: 20 October 2025
- Hits: 126
Capital Market Summit Expo 2025 Pecahkan Rekor 48 Ribu Pengunjung, Jadi Magnet Literasi Dan Inklusi Keuangan Nasional

KupangKota.com - NTT - Jakarta, Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2025 resmi menutup rangkaian kegiatannya pada Sabtu (18/10/2025) di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. Mengusung tema “Pasar Modal untuk Rakyat, Satu Pasar Berjuta Peluang”, acara ini sukses menarik perhatian publik dengan mencatatkan rekor 11.682 pengunjung langsung (onsite) selama dua hari pelaksanaan. Angka tersebut meningkat signifikan, yakni 7.716 pengunjung atau 51,4 persen lebih tinggi dibandingkan penyelenggaraan CMSE 2024 yang berlangsung selama tiga hari. Antusiasme masyarakat begitu tinggi antrean pengunjung padat hingga ke pintu masuk MRT Istora Mandiri yang berjarak sekitar 500 meter dari Gedung BEI.
Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik, dalam laporan penutup CMSE 2025 adapun total keseluruhan pengunjung, baik luring maupun daring, mencapai 48.308 pengunjung CMSE 2025 baik langsung maupun virtual. Jumlah tersebut meningkat 12,3% dibandingkan 43.008 total pengunjung CMSE tahun lalu yang dilaksanakan selama tiga hari. Sebanyak 36.626 pengunjung telah menyaksikan CMSE 2025 melalui kanal YouTube Indonesia Stock Exchange dan kegiatan nonton bareng (nobar) di berbagai Kantor Perwakilan BEI di seluruh Indonesia, atau naik 3,8% dibandingkan 35.292 penonton daring CMSE 2024 yang digelar tiga hari.
Jika dibandingkan per hari, rata-rata total pendaftar per hari CMSE 2025 mencapai 12.590 orang, meningkat 208,6% dibandingkan 4.079 pendaftar per hari CMSE 2024. Rata-rata total pengunjung per hari tahun ini tercatat 24.154 orang, naik 68,5% dibandingkan 14.336 pengunjung per hari tahun lalu. Untuk pengunjung langsung, rata-ratanya 5.841 peserta per hari, meningkat 127,1% dibandingkan 2.572 peserta per hari CMSE 2024. Sedangkan pengunjung virtual rata-rata mencapai 18.313 penonton per hari, naik 55,7% dibandingkan 11.764 penonton per hari pada CMSE 2024. Lonjakan ini menunjukkan daya tarik kuat CMSE sebagai wadah edukasi dan inklusi pasar modal di tengah masyarakat.

“CMSE tahun ini bukan sekadar rangkaian seminar serta pameran, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen bersama untuk memperkuat literasi, inklusi, dan partisipasi masyarakat dalam mendorong pertumbuhan pasar modal yang berkelanjutan,” lanjut Jeffrey.
Jeffrey menambahkan, tema yang diangkat di setiap sesi pada CMSE 2025 menggambarkan keberagaman dan potensi luar biasa pasar modal Indonesia.
Penyelenggaraan CMSE 2025 menampilkan 13 narasumber, 6 moderator, serta 88 booth dan 95 tenant yang berpartisipasi. Setiap sesi mengangkat tema yang menggambarkan keberagaman serta potensi besar pasar modal Indonesia. Hari pertama diisi dengan Seminar Utama bertema peran dunia usaha dan pasar modal terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, disusul podcast inspiratif bersama figur publik Nycta Gina dan El Rumi, serta talk show lintas agama bersama Husein Ja’far Al Hadar, Pendeta Marcel, dan Bhante Dhirapunno yang menyoroti nilai spiritual dalam berinvestasi.
Pada hari kedua, peserta memperoleh inspirasi dari kisah nyata para investor rakyat, menyaksikan penandatanganan kerja sama antara PT Majoris Asset Management dengan Istiqlal Global Fund untuk pengelolaan produk wakaf saham, serta mengikuti sesi tentang produk filantropi syariah di pasar modal. Acara puncak ditutup dengan talk show bersama Ade Rai yang mengajak audiens menjaga kesehatan fisik dan finansial. Seluruh rangkaian kegiatan ini menegaskan pesan utama bahwa siapa pun bisa menjadi bagian dari pasar modal tanpa batas profesi maupun latar belakang.
CMSE 2025 menjadi bagian dari kampanye nasional Aku Investor Saham dan mencatat capaian gemilang melalui program Road to CMSE 2025 yang digelar sejak Maret hingga Oktober di berbagai wilayah Indonesia. Program ini berhasil menarik 185.630 peserta dari 101 kegiatan dan melahirkan 184.787 investor baru. Sementara program Guruku Investor Saham yang melibatkan 6.545 tenaga pendidik berhasil mencetak 2.887 investor baru, menjadikan guru sebagai agen literasi keuangan di lingkungannya.
Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, menyampaikan bahwa capaian luar biasa ini merupakan hasil kerja sama erat antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Self Regulatory Organization (SRO), anggota bursa, perusahaan tercatat, manajer investasi, dan mitra strategis lainnya. Ia berharap momentum CMSE 2025 menjadi tonggak untuk membangun pasar modal yang inklusif, berintegritas, dan berkelanjutan. Jeffrey menegaskan bahwa dengan pasar modal untuk rakyat, akan tercipta satu pasar dengan berjuta peluang bagi seluruh lapisan masyarakat untuk tumbuh dan maju bersama.(RyGuN)
Editor : Guntara
Sumber dan Foto : Siaran Pers PT.Bursa Efek Indonesia , PR No: 085/BEI.SPR/10-2025
Baca Juga : Kumpulan Berita dan Informasi di Kupang dan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur
- Details
- Written by Admin
- Category: Berita
- Published: 20 October 2025
- Hits: 103
Feed not found
-
PM Inggris Bubarkan Badan Kesehatan untuk Hemat Anggaran dan Tingkatkan Pelayanan
Menteri Kesehatan Inggris Wes Streeting, Kamis (13/3) mengatakan keberadaan badan Layanan Kesehatan Nasional (National Health Service/NHS) Inggris England menimbulkan duplikasi pekerjaan dan terlalu fokus pada kepatuhan, daripada efisiensi penggunaan anggaran. -
WHO: Kasus Campak di Eropa Naik 2 Kali Lipat Tahun 2024, Tertinggi dalam 25 Tahun Lebih
Kasus campak di wilayah Eropa meningkat dua kali lipat tahun 2024 ke level tertinggi dalam lebih dari 25 tahun, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan UNICEF, Kamis (13/3). Mereka mendesak agar segera diambil tindakan untuk meningkatkan tingkat vaksinasi yang menurun selama pandemi COVID-19. -
Kasus Campak Meningkat di Negara-negara Bagian di Barat Daya Amerika
Kasus campak telah dilaporkan di sejumlah negara bagian termasuk Alaska, California, Georgia, Kentucky, Maryland, New Jersey, New York, Pennsylvania, dan Rhode Island. -
VOA Headline News: Kasus Campak Meningkat di Negara-negara Bagian di Barat Daya AS
VOA Headline News: Kasus Campak Meningkat di Negara-negara Bagian di Barat Daya AS Rabu, 12 Maret 2025, pukul 12.00 WIB





















