Home
Investor Pasar Modal Nusa Tenggara Timur Tembus 133 Ribu, Bursa Efek Indonesia BEI NTT Catat Pertumbuhan Tertinggi Dalam Lima Tahun

KupangKota.com, NTT - Pertumbuhan pasar modal di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan trend yang positif hingga Oktober 2025. Data resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur mencatat bahwa jumlah investor pasar modal di daerah ini melonjak signifikan, mencerminkan meningkatnya kesadaran serta partisipasi masyarakat terhadap instrumen investasi modern. Kenaikan tersebut menjadi penanda bahwa akses literasi dan inklusi keuangan di wilayah timur Indonesia terus menguat, sejalan dengan upaya berkelanjutan dari berbagai institusi keuangan dan lembaga edukasi pasar modal.
Hingga Oktober 2025, jumlah investor pasar modal di NTT yang tercatat melalui Single Investor Identification (SID) mencapai 133.048 investor, meningkat 29% dibandingkan 2024 dengan tambahan 30.150 investor baru. Angka ini menunjukkan bahwa masyarakat NTT kini jauh lebih akrab dengan produk investasi seperti saham, reksadana, obligasi, ETF, hingga derivatif. Pertumbuhan ini menjadi salah satu ekspansi paling agresif dalam lima tahun terakhir.

Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Provinsi NTT Adevi Sabath Sofani mengungkapkan kenaikan serupa terlihat pada jumlah investor saham. Hingga Oktober 2025, investor saham di NTT mencapai 46.713 investor, naik 32% atau bertambah 11.353 investor baru dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini mencerminkan semakin besarnya minat masyarakat untuk berinvestasi langsung pada instrumen saham seiring semakin mudahnya akses melalui digital platform dan literasi yang intensif.
Distribusi investor di NTT menunjukkan bahwa persebaran partisipasi pasar modal tidak hanya terkonsentrasi di kota besar. Kota Kupang tetap menjadi daerah dengan jumlah investor terbanyak, yaitu 23.970 SID, disusul sejumlah kabupaten seperti Belu (9.540), Manggarai (9.538), Ende (9.116), dan Kupang (9.871). Data ini memperlihatkan bahwa ekosistem pasar modal di NTT telah merata di berbagai wilayah.

Dilihat dari perspektif demografis, komposisi gender investor saham memperlihatkan dominasi laki-laki sebesar 60,31%, sedangkan perempuan berkontribusi 39,49%. Meskipun laki-laki masih mendominasi, tren partisipasi perempuan semakin meningkat dari tahun ke tahun, menunjukkan peningkatan inklusi keuangan pada kelompok perempuan di NTT.
Sementara itu, jika ditinjau berdasarkan usia, investor berusia 18–30 tahun menjadi kelompok terbesar dengan porsi 60,65%, disusul kelompok usia 31–40 tahun sebesar 24,45%, dan usia 40 tahun ke atas sebesar 14,89%. Dominasi investor muda menegaskan bahwa generasi milenial dan Gen Z di NTT memiliki minat kuat terhadap investasi sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang.
Pada aspek pekerjaan, kelompok karyawan menjadi penyumbang investor saham terbesar dengan persentase 28,46%, diikuti pelajar dan mahasiswa sebesar 25,66%, serta wiraswasta/pengusaha sebesar 14,66%. Tingginya partisipasi pelajar dan mahasiswa menunjukkan keberhasilan program literasi yang menyasar institusi pendidikan dan komunitas generasi muda.

Upaya memperluas jangkauan pasar modal di NTT juga tidak lepas dari peran 21 Galeri Investasi serta 5 perusahaan efek yang menjadi mitra penyelenggara program literasi, inklusi, dan aktivasi investor. Kehadiran mitra ini memungkinkan masyarakat di berbagai daerah untuk mendapatkan akses edukasi dan layanan investasi yang lebih merata.
Secara keseluruhan, tren pertumbuhan investor di NTT hingga Oktober 2025 menunjukkan perkembangan signifikan. Kombinasi akses teknologi, literasi yang masif, serta dukungan lembaga keuangan menjadikan NTT sebagai salah satu provinsi dengan pertumbuhan investor paling proaktif di kawasan Indonesia Timur. Momentum ini diperkirakan akan terus berlanjut seiring peningkatan penetrasi digital dan komitmen pengembangan ekosistem pasar modal secara berkelanjutan.(RyGuN)
Editor : Guntara
Sumber : Bursa Efek Indonesia (BEI) NTT
Baca Juga : Rekor Baru Investor Saham Indonesia Tembus 7 Juta, Bukti Optimisme Ekonomi Nasional
Baja Juga : Galeri Investasi BEI Gathering 2025 Kolaborasi Meningkatkan Literasi Keuangan di Nusa Tenggara Timur
Baca Juga : Pasar Modal Indonesia Bersiap Sambut Produk Investasi Baru di Akhir 2024
Baca Juga : Kumpulan Berita dan Informasi di Kupang dan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur
- Details
- Written by Admin
- Category: Berita
- Published: 05 December 2025
- Hits: 202
Ekosistem Digital Kian Kuat, Provinsi NTT Dan Kota Kupang Raih Penghargaan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Terbaik Tahun 2025

KupangKota.com, NTT - Jakarta, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mengukuhkan posisinya sebagai daerah dengan kinerja digitalisasi terbaik setelah berhasil memborong penghargaan dalam ajang Championship Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Tahun 2025. Dalam kompetisi yang melibatkan seluruh pemerintah daerah di wilayah Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua (Nusampua) tersebut, Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Kota Kupang dinobatkan sebagai TP2DD Terbaik Kesatu untuk kategori provinsi dan kota. Prestasi serupa turut diraih Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Sumba Barat yang masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga untuk kategori kabupaten.
Penghargaan itu diumumkan pada gelaran Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) yang berlangsung di Grha Bhasvara Icchana, Kompleks Perkantoran Bank Indonesia, Jakarta pada 28 November 2025. Acara bergengsi tersebut turut disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Menko Perekonomian Airlangga Hartanto, serta Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Momentum ini menjadi penegasan bahwa upaya digitalisasi daerah di NTT telah menjadi perhatian nasional dan diapresiasi di tingkat tertinggi.
Pengumuman hasil menyeluruh Championship TP2DD Tahun 2025 juga telah dipublikasikan kembali dalam Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah (Rakorpusda) P2DD yang berlangsung di Grand Ballroom Kempinski, Jakarta, pada 1 Desember 2025. Forum ini menjadi ruang koordinasi strategis bagi pemerintah pusat dan daerah dalam mengevaluasi sekaligus memperkuat implementasi percepatan dan perluasan digitalisasi di seluruh wilayah Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, penghargaan juga diberikan kepada bank pembangunan daerah (BPD) yang dinilai berkontribusi aktif dalam penyelesaian transaksi keuangan pemerintah daerah secara digital. Selain itu, pemerintah daerah dengan program pengembangan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) terbaik turut memperoleh apresiasi khusus. Penghargaan ini menjadi dorongan moral bagi daerah-daerah untuk memperkuat ekosistem transaksi digital yang efisien dan transparan.

Capaian gemilang NTT disebut sebagai hasil nyata dari sinergi kuat antara Bank Indonesia dan pemerintah daerah dalam memperluas penggunaan kanal digital, termasuk QRIS, dalam transaksi keuangan daerah. Implementasi ETPD disebut berperan signifikan dalam mendorong percepatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus memperkuat tata kelola keuangan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Hingga November 2025, hasil implementasi digitalisasi tersebut mulai tampak nyata. PAD seluruh pemerintah daerah di NTT tercatat menyentuh Rp 2,42 triliun, menjadi indikator penting bahwa digitalisasi bukan sekadar program seremonial, melainkan berkontribusi langsung pada kapasitas fiskal daerah. Kenaikan ini sekaligus menunjukkan efektivitas ETPD dalam memperkuat sumber-sumber pendapatan melalui mekanisme transaksi yang lebih cepat, tercatat, dan akuntabel.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT Adidoyo Prakoso mengungkapkan pertumbuhan penggunaan QRIS di NTT pun menunjukkan lonjakan eksponensial. Sepanjang tahun 2025, tercatat 35,5 juta transaksi menggunakan QRIS melonjak 80,19 persen dibanding tahun sebelumnya yang berjumlah 19,71 juta transaksi. Dari sisi nominal, nilai transaksi mencapai Rp 3,46 triliun, meningkat 46,92 persen dibanding periode yang sama tahun 2024. Data ini mengonfirmasi bahwa masyarakat NTT semakin mengadopsi pembayaran non tunai dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.
Menurut Kepala Bank Indonesia NTT Adidoyo Prakoso, Kemajuan juga terlihat dari sisi ekosistem merchant dan pengguna. Hingga Oktober 2025, terdapat 303 ribu merchant yang telah menerima pembayaran QRIS, atau meningkat 17,8 persen dibanding Desember 2024. Sementara jumlah pengguna mencapai 322 ribu orang, tumbuh 5,63 persen dari tahun sebelumnya. Perluasan adopsi ini memperlihatkan bahwa transaksi digital telah menjadi pilihan yang semakin umum dan diterima masyarakat luas.
Bank Indonesia Perwakilan Provinsi NTT menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kerja sama dengan seluruh pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan. Fokus utamanya tetap pada percepatan digitalisasi melalui peningkatan implementasi ETPD, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.(RyGuN)
Editor : Guntara
Sumber dan Foto : Siaran Pers Bank Indonesia NTT, Nomor : 27/71/Kpa/PR
Baca Juga : Mendagri Tito Karnavian Serahkan Penghargaan “Cita Daerah Damai dan Inklusif 2025” Kepada Kota Kupang
Baca Juga : Kumpulan Berita dan Informasi di Kupang dan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur
- Details
- Written by Admin
- Category: Berita
- Published: 04 December 2025
- Hits: 204
Dukung Kesetaraan Gender, Kapolda NTT Irjen Polisi Rudi Darmoko Raih Penghargaan Kapolri Dalam Nominator Terbaik Polri "HeForShe Awards 2025"

Kupangkota.com, NTT - Jakarta – Kapolda Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol Dr.Rudi Darmoko,S.I.K.,M.Si., kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional setelah terpilih sebagai Nominator Terbaik Polri Awards in Support of UN “HeForShe” Movement 2025. Penghargaan bergengsi yang mengapresiasi komitmen pemimpin Polri dalam memperjuangkan kesetaraan gender itu diserahkan langsung oleh Kapolri, Jenderal Polisi Drs.Listyo Sigit Prabowo,M.Si., pada Kamis (27/11/2025) malam di Jakarta.
Ajang penghargaan internasional ini diberikan kepada para pemimpin laki-laki di tubuh Polri yang dinilai memiliki kontribusi signifikan dalam mendorong kesetaraan gender, memperkuat peran Polisi Wanita (Polwan), dan memperluas ruang kepemimpinan perempuan di institusi kepolisian. Prestasi Kapolda NTT Irjen Pol.Rudi Darmoko mencerminkan langkah institusional Polda NTT dalam membangun budaya kerja yang lebih inklusif, responsif, dan setara bagi seluruh anggota.

Kapolri, Jenderal Polisi Drs.Listyo Sigit Prabowo,M.Si Memberi Penghargaan Kepada Kapolda NTT Irjen Pol.Dr.Rudi Darmoko,S.I.K.,M.Si, Raih Prestasi Nasional, Polda NTT Diapresiasi atas Komitmen Gender dan Pelayanan Publik Dalam Acara Polri Awards in Support of UN “HeForShe” Movement 27 November 2025.
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol.Henry Novika Chandra,S.I.K.,M.H., menegaskan bahwa penghargaan tersebut menjadi bukti nyata kepemimpinan Irjen Pol.Rudi Darmoko yang progresif dan humanis. Menurutnya, Kapolda NTT memberi ruang luas bagi Polwan untuk memegang jabatan strategis, memimpin satuan, serta terlibat aktif dalam operasi-operasi kepolisian. “Penghargaan ini adalah bentuk pengakuan nasional atas kepemimpinan beliau yang inklusif,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa di bawah arahan Kapolda, Polwan Polda NTT terus diberdayakan melalui peningkatan kompetensi, pelatihan kepemimpinan, dan keterlibatan langsung dalam penanganan berbagai kasus sensitif, termasuk TPPO, KDRT, serta kejahatan terhadap perempuan dan anak. Irjen Pol.Rudi Darmoko disebut konsisten menegaskan bahwa Polwan bukan sekadar pelengkap, melainkan kekuatan inti kepolisian modern yang perlu diberi ruang luas untuk tumbuh dan memimpin.
Penghargaan ini turut menjadi kebanggaan bagi masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur, mengingat daerah tersebut memiliki isu kerentanan terhadap perempuan dan anak. Prestasi Kapolda NTT menjadi simbol bahwa Polda NTT berada di garda terdepan dalam membangun institusi kepolisian yang lebih sensitif gender serta berpihak pada perlindungan kelompok rentan.
Baca Juga : Kumpulan Berita dan Informasi di Kupang dan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur

Selain komitmen pada kesetaraan gender, Irjen Pol.Rudi Darmoko juga tercatat aktif mendorong program-program sosial yang berdampak langsung pada masyarakat. Salah satu inisiatif menonjol adalah pembangunan sejumlah sumur bor di berbagai wilayah yang kerap mengalami krisis air bersih, termasuk Kota Kupang, Kabupaten Belu, dan Timor Tengah Utara (TTU). Seperti di Kota Kupang: Kelurahan Liliba, Sikumana, dan Fatukoa (September 2025), kemudian di Kabupaten Belu: Polres Belu dan Polsek Tasifeto Barat (Agustus 2025), serta di Kabupaten TTU: Polres TTU dan Polsek Noemuti (Juli 2025). Program ini dijalankan untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat, terutama saat musim kemarau. Pembangunan sumur bor tersebut bertujuan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat seperti konsumsi rumah tangga dan pertanian kecil, sekaligus membantu anggota Polri dan keluarga yang tinggal di asrama. Setiap peresmian sumur bor dilakukan dengan prosesi pemotongan pita, penandatanganan prasasti, hingga pemberian bantuan sembako kepada warga, menegaskan bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat.

Kapolda NTT Irjen Pol.Dr.Rudi Darmoko,S.I.K.,M,Si, menjelaskan bahwa berbagai capaian tersebut bukan hasil kerja individual, melainkan kontribusi kolektif seluruh anggota Polda NTT, khususnya Polwan yang telah menciptakan ekosistem kerja yang sehat, setara, dan inklusif. Sebagai alumni terbaik penerima Adhi Makayasa Akpol 1993, ia menegaskan bahwa penghargaan “HeForShe Movement” menjadi motivasi untuk terus memajukan budaya organisasi Polri yang menghargai potensi perempuan serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(RyGuN).
Editor : Guntara
Sumber dan Foto : Humas POLDA NTT dan Humas POLRI
Video : Kunjungi Disini
Baca Juga : Peraih Adhi Makayasa Pimpin Polda NTT, Irjen Pol.Rudi Darmoko Janji Lanjutkan Pengabdian Tulus
Baca Juga : Kumpulan Berita dan Informasi di Kupang dan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur
- Details
- Written by Admin
- Category: Berita
- Published: 28 November 2025
- Hits: 257
Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 Pemerintah Pusat Hingga Daerah “Tangguh Dan Mandiri” Perkuat Sinergi Pembangunan Serta Ketahanan Ekonomi Di Tengah Gejolak Global

KupangKota.com, NTT - Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) Tahun 2025 resmi digelar di Aula Nembrala, Lantai III Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada 28 November 2025 jam 18:00WITA. Acara ini juga terkoneksi secara pusat dengan PTBI di Bank Indonesia Jakarta yang dihadiri langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto serta para menteri. Forum strategis ini menjadi momentum penting bagi para pemangku kepentingan untuk meninjau arah kebijakan ekonomi daerah dan nasional di tengah dinamika perekonomian global.
Dalam pembukaan Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025, Sambutan Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan penghormatan kepada jajaran pimpinan lembaga negara, mulai dari Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua Mahkamah Agung Prof. Sunarto, para menteri, pimpinan lembaga, TNI dan Polri, hingga duta besar negara sahabat. Presiden menegaskan apresiasinya atas kehadiran para undangan dan menyampaikan bahwa kehadiran perwakilan negara asing menunjukkan hubungan persahabatan antara Indonesia dan negara-negara tersebut.

Presiden RI Prabowo Subianto kemudian mengajak seluruh peserta untuk bersyukur atas karunia Tuhan, sembari menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap saudara-saudara di berbagai daerah yang tengah tertimpa bencana alam. Presiden menegaskan bahwa pemerintah terus bergerak cepat memberikan bantuan, sekaligus mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap perubahan iklim dan perlunya menjaga lingkungan secara serius.
Memasuki agenda utama, Presiden RI Prabowo Subianto menilai tema pertemuan tahunan Bank Indonesia Tahun 2025 yang mengusung semangat “tangguh dan mandiri” sebagai sangat relevan. Ia menilai paparan yang disampaikan Menko Perekonomian dan Gubernur BI telah menggambarkan kondisi ekonomi nasional secara objektif, komprehensif, dan menumbuhkan optimisme di tengah ketidakpastian global yang ditandai perang dagang dan ketegangan geopolitik.
Presiden RI Prabowo juga menegaskan capaian pemerintah dalam satu tahun masa kerja, termasuk prestasi di sektor ekonomi dan kebijakan publik yang diraih melalui sinergi kuat antara para menteri dan lembaga terkait. Ia menyampaikan penghargaan kepada berbagai tokoh kunci pengelola ekonomi nasional yang dinilainya bekerja secara profesional dan berdedikasi tinggi, ungkap Presiden RI Prabowo.
Salah satu capaian yang mendapat sorotan adalah keberhasilan program gizi nasional yang telah menyalurkan lebih dari 44 juta porsi makanan setiap hari untuk anak-anak, ibu hamil, serta kelompok rentan di seluruh Indonesia. Presiden RI Prabowo menyebut lebih dari 2 miliar porsi makan telah diproduksi dan disalurkan, yang menurutnya merupakan prestasi besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Meski demikian, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh berpuas diri. Ia menampilkan video kondisi siswa sekolah di pedalaman yang setiap hari harus menyeberangi sungai berbahaya untuk bisa belajar. Dengan suara tegas, Presiden menyebut ada sekitar 300.000 titik penyeberangan sungai serupa yang membutuhkan penanganan segera, menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak boleh mengabaikan persoalan nyata rakyat di lapangan.
Sebagai respon cepat, Presiden RI Prabowo mengumumkan pembentukan Satgas Darurat untuk percepatan pembangunan jembatan desa. Ia memerintahkan Kemendikti untuk mengerahkan mahasiswa teknik sipil, serta meminta TNI dan Polri mengaktifkan batalyon zeni dan satuan pembangunan untuk turun langsung ke daerah-daerah tersebut. Ia menegaskan bahwa proses ini tidak membutuhkan studi kelayakan atau seminar yang dibutuhkan adalah eksekusi cepat demi keselamatan dan masa depan anak-anak bangsa.

Presiden RI Prabowo juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja kabinet dan mengakui kerja keras para menteri yang sering dipanggil bekerja hingga akhir pekan demi percepatan pembangunan. Ia berjanji untuk mengurangi rapat akhir pekan setelah pembangunan jembatan-jembatan darurat selesai, sembari menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintah harus menjaga ritme kerja yang solid demi rakyat.
Menutup pidatonya, Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Indonesia berada pada jalur yang benar. Ia mengajak seluruh unsur bangsa, pemerintah, partai politik, pelaku usaha besar hingga UMKM, masyarakat dari berbagai suku dan agama untuk memperkuat sinergi, rekonsiliasi, dan persatuan nasional guna mengatasi kesulitan rakyat serta membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih kuat dan berdaulat. Pidato Presiden RI Prabowo Subianto ditutup dengan salam lintas agama dan seruan “Merdeka”.
Kemudian dalam Rangkaian Acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) di Provinsi Nusa Tenggara Timur , sambutan dibawakan oleh Deputi Kepala Perwakilan BI NTT Didiet Aditya Budi Prabowo, yang mengatakan PTBI adalah agenda rutin sejak 1969. Pada PTBI 2025 ini agenda utamanya adalah menyampaikan pandangan Bank Indonesia terhadap kondisi perekonomian nasional, tantangan yang dihadapi, arah kebijakan Bank Indonesia ke depan serta penyampaian dan arahan Presiden Republik Indonesia yang menjadi acuan bagi para pemangku kepentingan khususnya bagi pelaku industri, investor, kalangan dunia usaha dalam menentukan berbagai kebijakan maupun keputusan bisnis ke depan.

Deputi Kepala Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur NTT Didiet Aditya Budi Prabowo, juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas Sinergi dan kolaborasi yang telah dilaksanakan selama tahun 2025 dan juga berbagai pencapaian yang telah dilaksanakan di tengah dinamika global dan berbagai tantangan domestik. Perekonomian NTT masih tetap menunjukkan optimisme dan trend positif sejalan dengan perkembangan ekonomi nasional.
Bank Indonesia NTT memandang bahwa koordinasi dan Sinergi merupakan hal yang penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi. Maka itulah pertemuan tahunan bank Indonesia tahun 2025 ini mengangkat tema tangguh dan mandiri. Tangguh pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dan berdaya tahan, menekankan pertumbuhan ketahanan domestik terhadap gejala eksternal, sementara Mandiri menekankan untuk mendorong sumber-sumber pertumbuhan ekonomi domestik termasuk transformasi struktural dan pengembangan sektor-sektor unggulan daerah NTT.

Dalam kegiatan tersebut, Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTT, Drs. Kanisius H. M. Mau, M.Si, membacakan sambutan resmi Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena. Melalui sambutan itu, pemerintah daerah menegaskan kembali komitmennya dalam mendukung sinergi kebijakan antara Bank Indonesia dan pemerintah daerah guna memperkuat ketahanan ekonomi NTT.
Sambutan Gubernur NTT menekankan tema PTBI 2025, yakni “Tangguh dan Mandiri Energi: Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan.” Dalam kesempatan tersebut, hadir berbagai tokoh penting, di antaranya Ketua DPRD NTT atau perwakilannya, unsur TNI, pimpinan daerah, Bupati Kupang, Bupati Malaka, Wakil Bupati TTU , Wakil Bupati TTS, Perwakilan Wali Kota Kupang, perwakilan BPK dan BPKP, Kepala OJK NTT, perangkat daerah, pimpinan perguruan tinggi, lembaga keuangan, Perbankan, Direksi dan Komisaris BPD NTT, BPR, BUMN, asosiasi usaha, hingga tokoh agama, masyarakat, pemuda, dan perempuan serta insan media pers. Kehadiran seluruh unsur ini menjadi gambaran kuatnya kolaborasi antarlembaga dalam membangun ekonomi NTT.
Gubernur NTT melalui sambutannya yang dibacakan Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTT, Drs. Kanisius H. M. Mau, M.Si, menyampaikan bahwa PTBI merupakan agenda strategis tahunan Bank Indonesia yang sudah berlangsung sejak 1969 dan selalu menjadi forum High Level antar pemangku kepentingan. Dengan tema besar tahun ini, pemerintah menekankan pentingnya sinergi kebijakan untuk menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin kompleks sekaligus menangkap peluang pembangunan ekonomi daerah.

Pemerintah Provinsi NTT menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia NTT dan seluruh mitra strategis yang selama ini berperan menjaga stabilitas harga, mempercepat digitalisasi sistem pembayaran, serta memperluas akses layanan keuangan inklusif. Kolaborasi ini dinilai mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara lebih merata, efektif, dan berkelanjutan.
Pada pemaparan ekonomi, disebutkan bahwa kinerja perekonomian NTT sepanjang 2025 menunjukkan tren positif. Berdasarkan data perekonomian Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2025 menunjukkan trend positif pada triwulan I ekonomi NTT tumbuh sebesar 4,74% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sementara pada triwulan II pertumbuhan ekonomi NTT mencapai 5,38% selanjutnya pada triwulan III ekonomi NTT tetap tumbuh yaitu berada di angka 4,88%. Secara kumulatif triwulan I sampai III ekonomi NTT tumbuh 5,01% .
Sementara itu tingkat inflasi di Nusa Tenggara Timur tahun 2025 berada pada angka yang relatif terkendali kisaran 0,5-3% sebagian besar setiap bulannya menunjukkan inflasi yang moderat dibanding dengan target inflasi nasional. Angka inflasi di NTT menunjukkan stabilitas yang mendukung artinya pembelian masyarakat dan daya beli relatif terjaga tanpa gejolak harga yang berlaku secara ekstreme.
Pemerintah juga mencatat adanya perputaran uang yang signifikan, seperti laporan di Kabupaten Rote Ndao dengan peredaran uang hingga Rp7 miliar dalam momentum perayaan 17 Agustus 2025.
Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTT, Drs. Kanisius H. M. Mau, M.Si dalam sambutan Gubernur menegaskan bahwa capaian pertumbuhan tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah, dunia usaha, sektor perbankan, hingga masyarakat. Namun ia mengingatkan agar capaian positif ini tidak menjadi alasan untuk berpuas diri. Pemerintah menilai perlunya penguatan struktur ekonomi, perluasan inklusi, dan pemerataan manfaat pembangunan bagi seluruh lapisan masyarakat, baik di desa maupun kota.
Tahun 2025 disebut sebagai momentum penting bagi NTT untuk mengonversi potensi daerah menjadi kekuatan ekonomi baru. Pemerintah menggelar berbagai program seperti pameran HUT NTT, One Village One Product (OVOP), One School One Product (OSOP), pengembangan produk lokal, hingga Kupang Executive Festival yang mengangkat pariwisata berbasis budaya, UMKM, dan ekonomi kreatif. Pemerintah juga menyoroti keberadaan IKM/UMKM binaan BI sebagai bagian dari konsistensi mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Di akhir sambutan Gubernur NTT yang diwakili oleh Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTT, Drs. Kanisius H. M. Mau, M.Si juga menekankan pentingnya gotong royong dan kolaborasi lintas sektor dalam melahirkan kebijakan ekonomi yang progresif dan berdaya tahan. Ia berharap PTBI 2025 menjadi momentum memperkuat komitmen bersama untuk membangun NTT yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan. Seruan “Ayo Bangun NTT” pun menjadi penutup yang menegaskan arah optimisme pembangunan daerah.(RyGuN)
Editor : Guntara
Sumber Foto : Live Streaming Pertemuan Tahunan Bank Indonesia PTBI 2025

Baca Juga : Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2022, Inflasi Provinsi NTT Capai 7,37 Persen di Triwulan Ketiga
Baca Juga : Bersinergi membangun Optimisme Pemulihan Ekonomi dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Provinsi NTT 2020
Baca Juga : Kumpulan Berita dan Informasi di Kupang dan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur
- Details
- Written by Admin
- Category: Berita
- Published: 28 November 2025
- Hits: 294
Feed not found
-
PM Inggris Bubarkan Badan Kesehatan untuk Hemat Anggaran dan Tingkatkan Pelayanan
Menteri Kesehatan Inggris Wes Streeting, Kamis (13/3) mengatakan keberadaan badan Layanan Kesehatan Nasional (National Health Service/NHS) Inggris England menimbulkan duplikasi pekerjaan dan terlalu fokus pada kepatuhan, daripada efisiensi penggunaan anggaran. -
WHO: Kasus Campak di Eropa Naik 2 Kali Lipat Tahun 2024, Tertinggi dalam 25 Tahun Lebih
Kasus campak di wilayah Eropa meningkat dua kali lipat tahun 2024 ke level tertinggi dalam lebih dari 25 tahun, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan UNICEF, Kamis (13/3). Mereka mendesak agar segera diambil tindakan untuk meningkatkan tingkat vaksinasi yang menurun selama pandemi COVID-19. -
Kasus Campak Meningkat di Negara-negara Bagian di Barat Daya Amerika
Kasus campak telah dilaporkan di sejumlah negara bagian termasuk Alaska, California, Georgia, Kentucky, Maryland, New Jersey, New York, Pennsylvania, dan Rhode Island. -
VOA Headline News: Kasus Campak Meningkat di Negara-negara Bagian di Barat Daya AS
VOA Headline News: Kasus Campak Meningkat di Negara-negara Bagian di Barat Daya AS Rabu, 12 Maret 2025, pukul 12.00 WIB





















