Home
Pertanggungjawaban Terbuka Program Melki Dan Johni, Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Paparkan Capaian Dasa Cita NTT Tahun 2025

KupangKota.com, NTT - Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur di akhir Tahun 2025 merangkum berbagai kinerja sebagai momentum krusial bagi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam meletakkan fondasi transformasi pembangunan berkelanjutan. Hal ini ditegaskan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena,S.Si.,Apt saat Coffee Morning bersama media massa pada hari jumat (19/12/2025).
Kegiatan menyambut Perayaan HUT NTT ke 67 Tahun besok 20 Desember 1958-2025, dilaksanakan 19 Desember 2025, di Aula Rumah jabatan Gubernur NTT bersama insan jurnalis pers media, ini turut dihadiri Wakil Gubernur NTT Irjen Pol.(Purn) Dr.Drs.Johni Asadoma,S.I.K.,M.Hum, Plh.Sekda Provinsi NTT Flori Rita Wuisan, para Asisten Sekda Provinsi NTT, Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi NTT Prisila Q. Parera,S.E., para Staf Ahli Gubernur, serta Pimpinan Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTT.
Gubernur NTT Melki menyampaikan bahwa sepuluh Program Dasa Cita bertajuk “Ayo Bangun NTT” telah mulai menunjukkan hasil nyata. Meski demikian, ia mengakui masih terdapat pekerjaan rumah besar yang membutuhkan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, media, dan masyarakat.
Dalam sektor ekonomi, Pemprov NTT mendorong transformasi dari hulu ke hilir melalui Program One Village One Product (OVOP). Hingga akhir 2025, tercatat 190 UMKM binaan dengan 44 produk unggulan di sektor pangan olahan, herbal, kriya, dan tenun ikat yang telah mendapatkan pendampingan komprehensif.
Pendampingan UMKM tersebut meliputi peningkatan kapasitas pelaku usaha, penguatan desain dan kemasan, fasilitasi perizinan BPOM dan sertifikasi halal, hingga perluasan akses pasar melalui platform NTT Mart. Gubernur NTT Melki menegaskan pentingnya perubahan pola ekonomi dari penjualan bahan mentah menjadi produk bernilai tambah.
Sebagai penguatan pasar lokal, NTT Mart kini beroperasi di sejumlah kabupaten/kota dan menjadi etalase hilirisasi produk desa, sekolah, dan komunitas. Program ini diperkuat melalui Gerakan Beli NTT serta pengembangan Dapur Flobamorata.
Baca Juga : Kumpulan Berita dan Informasi di Kupang dan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur

“Ke depan, kita tidak boleh lagi menjual barang mentah. Polanya harus berubah dari "tanam panen jual" menjadi "tanam panen, olah , kemas jual" agar tercipta nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Gubernur NTT Melkiades Laka Lena.
Sebagai penguatan pasar produk lokal, NTT Mart kini telah beroperasi di sejumlah kabupaten/kota dan menjadi wadah pemasaran produk hilirisasi desa, sekolah, dan komunitas. Upaya ini sejalan dengan Gerakan Beli NTT serta pengembangan Dapur Flobamorata.
Dalam Dasa Cita 1 Ayo Bangun NTT, Gubernur NTT Melki menyampaikan, di bidang pertanian dan ketahanan pangan, Pemprov NTT juga melaksanakan program pendukung seperti Pasar Tani, Pameran Pangan Lokal, Bimbingan Teknis Pengolahan Hortikultura, serta Pekarangan Pangan Lestari (P2L) untuk mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Gubernur NTT Melki Laka Lena dalam Dasa Cita 2 juga menekankan peran strategis pemuda dan perempuan sebagai motor penggerak ekonomi kreatif. Sepanjang 2025, lebih dari 1.200 peserta di 18 kabupaten/kota mengikuti pelatihan inkubator bisnis, kampanye kepemudaan, dan penguatan ekonomi kreatif berbasis lokal. “Pemuda dan perempuan bukan objek pembangunan, tetapi subjek utama penggerak ekonomi kreatif dan perubahan sosial di NTT,” kata Gubernur.
Pelatihan ekonomi kreatif berbasis desa wisata juga telah menjangkau pelaku UMKM di Kabupaten Kupang, Ende, Flores Timur, Sumba Barat Daya, Alor, dan Rote Ndao, dengan produk unggulan seperti kopi, jagung titi, ikan olahan, hingga bumbu lokal. Program ini turut disertai kampanye isu sosial seperti pencegahan narkoba, pernikahan dini, perdagangan orang, serta kekerasan terhadap perempuan dan anak dan akan terus menjangkau Kabupaten/Kota lainnya.
Melalui Dasa Cita 3, sektor pariwisata telah diperkuat melalui penyelenggaraan berbagai event strategis berskala nasional dan internasional. Tour de EnTeTe 2025 diikuti 80 pembalap dari 13 negara dan melintasi Pulau Timor, Sumba, dan Flores. Selain itu, Gubernur NTT Melki mengungkapkan berbagai event kegiatan Kupang Exotic Festival, Festival Ana NTT Kreatif, Pameran Pembangunan “NTT BaGaYa”, Parade Tenun “NTT Berwarna 2025”, Pameran Pembangunan dalam rangka HUT ke-67 Provinsi NTT serta perlombaan dalam rangka perayaan Natal 2025, yang berhasil menarik puluhan ribu pengunjung dan memberi dampak langsung bagi UMKM dan pelaku ekonomi kreatif. “Rangkaian kegiatan ini terbukti mendorong promosi budaya, meningkatkan kunjungan wisata, serta menggerakkan ekonomi lokal,” ujarnya.
Pada Dasa Cita 4, Pemprov NTT menuntaskan pembayaran jaminan sosial ketenagakerjaan bagi 100.000 pekerja informal rentan di 22 kabupaten/kota dengan capaian 100 persen, menyasar petani, nelayan, peternak, pelaku UMKM, lansia, penyandang disabilitas, hingga keluarga rentan.
Sementara itu, Dasa Cita 5 menunjukkan capaian signifikan dalam penurunan stunting. Berdasarkan data e-PPGBM per 17 Desember 2025, prevalensi stunting NTT turun menjadi 20,5 persen melalui penguatan Posyandu Tangguh, intervensi gizi spesifik dan sensitif, serta kolaborasi lintas sektor. “Penurunan kemiskinan dan stunting harus berjalan seiring melalui intervensi spesifik dalam bingkai aksi konvergensi lintas sektor,” ujar Gubernur NTT Melki.
Di bidang pendidikan, Dasa Cita 6 diarahkan pada penguatan sekolah vokasi dan Sekolah Rakyat, rehabilitasi dan renovasi ratusan sekolah, serta percepatan digitalisasi. Hingga 2025, sebanyak 127 sekolah direhabilitasi, 340 sekolah direnovasi, dan lebih dari 105 sekolah mendapat dukungan akses internet.
Gubernur NTT Melki mengatakan melalui Dasa Cita 7, Pemprov NTT fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar seperti jalan, air bersih, listrik, dan rumah layak huni melalui kolaborasi lintas pemerintah daerah. Sementara itu, Dasa Cita 8 dan 9 diarahkan pada percepatan reformasi birokrasi, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan transformasi digital. Program Meja Rakyat (Melki–Johni Melayani Rakyat) mencatat 429 pengaduan, dan seluruhnya telah ditindaklanjuti. Pemprov NTT juga meraih Digital Government Award 2024 dengan predikat Sangat Baik atas penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Dasa Cita 10 Ayo Bangun NTT dengan Kolaborasi Bersama, mengajak seluruh keluarga besar Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk bersatu membangun daerah yang lebih sehat, pintar , maju dan sejahtera.
Baca Juga : Kumpulan Berita dan Informasi di Kupang dan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur

Insan Jurnalis, Pers dan Berbagai Media Di Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam sesi tanya jawab bersama Gubernur NTT dan Wakil Gubernur NTT
Gubernur NTT Melki menegaskan bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun pertanggungjawaban terbuka atas pelaksanaan Dasa Cita dan Asta Cita. “Publik harus tahu secara jelas bagaimana Melki–Johni menjalankan Dasa Cita dan program pemerintah pusat,” tegasnya. Ia meminta seluruh Perangkat Daerah untuk secara terbuka merilis rincian program dan kegiatan tahun 2026, serta mendorong peran ASN Pemprov NTT dalam Gerakan Beli NTT melalui belanja di NTT Mart yang akan diatur melalui surat edaran.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur NTT Irjen Pol.(Purn) Dr.Drs.Johni Asadoma,S.I.K.,M.Hum menekankan pentingnya kampanye sadar membayar pajak dengan melibatkan peran media massa. “Jika tingkat kepatuhan meningkat hingga 70 persen, dampaknya akan sangat signifikan bagi peningkatan pendapatan daerah,” ujarnya.
Wakil Gubernur NTT Irjen Pol.(Purn) Dr.Drs.Johni Asadoma,S.I.K.,M.Hum, juga menyoroti lonjakan kasus HIV/AIDS, khususnya di kalangan generasi muda. “Ini bukan soal menghakimi, tetapi menyelamatkan masa depan. Pencegahan harus melibatkan keluarga, sekolah, tokoh agama, dan komunitas,” tegasnya. Wakil Gubernur Johni Asadoma turut menekankan pentingnya peningkatan kepatuhan pajak serta kewaspadaan terhadap lonjakan kasus HIV/AIDS di kalangan generasi muda melalui peran aktif media dan masyarakat.
Menutup kegiatan tersebut, Gubernur NTT Melki menegaskan bahwa keberhasilan Dasa Cita dan program nasional hanya dapat dicapai melalui kolaborasi lintas sektor. “Ayo Bangun NTT bukan hanya program pemerintah, tetapi gerakan bersama. Pemerintah bekerja terukur, Perangkat Daerah bertanggung jawab, dan masyarakat ikut mengawal. Semua harus dijalankan dengan kerja kolaborasi,” pungkas Gubernur NTT. Menatap 2026, Gubernur NTT Melki menegaskan komitmen pertanggungjawaban publik atas pelaksanaan Dasa Cita dan Asta Cita.(Rygun)
Editor : Guntara
Sumber dan Foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT / Fara Therik / Nuel Here Wele / Kitty / Ady Hau

Baca Juga : Ekosistem Digital Kian Kuat, Provinsi NTT Dan Kota Kupang Raih Penghargaan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Terbaik Tahun 2025
Baca Juga : Menteri Kebudayaan Buka Pameran IPACS 2025 di Kupang : Indonesia Timur Jadi Pusat Diplomasi Budaya Pasifik
Baca Juga : Mendagri Tito Karnavian Serahkan Penghargaan “Cita Daerah Damai dan Inklusif 2025” Kepada Kota Kupang
Baca Juga : Kumpulan Berita dan Informasi di Kupang dan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur
- Details
- Written by Admin
- Category: Berita
- Published: 20 December 2025
- Hits: 206
Dukung Aktivitas Ekonomi Akhir Tahun 2025, Bank Indonesia NTT Atur Ulang Layanan Kas dan Sistem Pembayaran

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur, Adidoyo Prakoso (Foto:istimewa)
KupangKota.com, NTT - Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menetapkan penyesuaian kegiatan operasional perbankan menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2025. Kebijakan ini merujuk pada pedoman Pemerintah terkait Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026, sekaligus untuk memastikan kelancaran transaksi masyarakat, dunia usaha, serta transaksi Pemerintah pada akhir Tahun Anggaran 2025
Penyesuaian operasional tersebut dilakukan guna menjamin ketersediaan infrastruktur sistem pembayaran nasional, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan transaksi jelang akhir tahun. Bank Indonesia juga memberi perhatian khusus terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana, sehingga layanan keuangan tetap berjalan optimal dan inklusif
Dalam sistem Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS), jam transaksi antar peserta diperpanjang pada periode 19 hingga 30 Desember 2025, serta mengalami perpanjangan signifikan pada 31 Desember 2025 hingga pukul 23.30 WITA. Sementara itu, cut off system BI RTGS pada malam pergantian tahun ditetapkan hingga pukul 00.55 WITA atau H+1, sebagai bentuk antisipasi lonjakan transaksi akhir tahun 2025.
Penyesuaian serupa juga diterapkan pada Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI). Jam pengiriman Data Keuangan Elektronik (DKE) layanan transfer dana dan pembayaran reguler diperpanjang, dengan jadwal settlement yang tetap dilakukan sebanyak sembilan kali sehari, namun hingga mendekati tengah malam pada 31 Desember 2025. Langkah ini bertujuan menjaga kesinambungan sistem kliring nasional selama periode libur panjang
Sementara itu, layanan Bank Indonesia Fast Payment (BI-FAST) tetap beroperasi penuh selama 24 jam dan tujuh hari dalam sepekan. Demikian pula layanan perbankan berbasis elektronik dan digital seperti mobile banking, internet banking, serta QRIS, yang tetap dapat dimanfaatkan masyarakat tanpa pembatasan waktu selama periode Natal dan Tahun Baru
Dari sisi layanan kas, Bank Indonesia NTT menetapkan sejumlah batas akhir layanan, antara lain penjualan Uang Rupiah Khusus (URK) hingga 8 Desember 2025, penukaran uang rusak dan cacat hingga 11 Desember 2025, serta layanan kas keliling yang berakhir pada 23 Desember 2025. Adapun layanan penyetoran dan penarikan untuk perbankan ditutup pada 24 Desember 2025
Bank Indonesia memastikan seluruh kegiatan operasional akan kembali berjalan normal pada Jumat, 2 Januari 2026. Meski demikian, pelaksanaan operasional perbankan secara teknis tetap menjadi kewenangan dan pertimbangan masing-masing bank sesuai dengan kebijakan internalnya.(Rygun)
Editor : Guntara
Sumber dan Foto : Siaran Pers Bank Indonesia NTT, Nomor : 27/74/Kpa/PR
Baca Juga : Mendagri Tito Karnavian Serahkan Penghargaan “Cita Daerah Damai dan Inklusif 2025” Kepada Kota Kupang
Baca Juga : Kumpulan Berita dan Informasi di Kupang dan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur
- Details
- Written by Admin
- Category: Berita
- Published: 19 December 2025
- Hits: 194
Temu Alumni UNDANA 2025 Rektor Undana Prof.Jefri Bale Paparkan Transformasi Kampus Kolaborasi Alumni, STEM, Hingga Inkubator Bisnis 2026 Menuju Undana Unggul Dan Berdampak

Kupangkota.com, NTT - Alumni Universitas Nusa Cendana (Undana) dari berbagai angkatan dan latar belakang profesi berkumpul dalam kegiatan Temu Alumni Tingkat Universitas yang digelar di Aula Lantai III Gedung Rektorat Undana, Kupang, pada Senin 15 Desember 2025, jam 12:30-15:00WITA. Agenda ini menjadi ruang silaturahmi Alumni Universitas Nusa Cendana sekaligus forum strategis untuk berdialog langsung dengan Rektor Undana terpilih periode 2025–2029, Prof.Dr.Ir.Jefri Semuel Bale,ST.,M.Eng., yang baru dilantik oleh Kementerian Pendidikan Tinggi , Sains, dan Teknologi (KEMDIKTISAINTEK) pada 8 Desember 2025.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pimpinan Universitas Nusa Cendana, antara lain Rektor UNDANA 2025-2029 Prof.Dr.Ir.Jefri Semuel Bale,ST.,M.Eng, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr.Siprianus Suban Garak,M.Sc., Dekan Fakultas Sains dan Teknik (FST) Undana Prof. Philiphi de Rozari,S.Si.,M.Si.,M.Sc.,Ph.D., Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK) Undana Drs.Raynold A. Ludji Nguru,M.Si., serta dimoderatori Wakil Dekan I Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Undana Bidang Akademik Dr.Yendris Krisno Syamruth,S.KM.,M.Kes. Hadir pula para Wakil Dekan 1 FISIP Undana, FST, FAPERTA, FKKH, dan Alumni lintas fakultas yang berkiprah sebagai Bidang Pemerintahan ASN/PNS, diantaranya hadir Staf Ahli Gubernur NTT dan PJ Walikota Kupang Periode 2024 , kemudian PNS di Kantor ESDM NTT, maupun Alumni Undana yang bekerja di non pemerintah seperti Wirausaha, industri kreatif, Pegawai Swasta, Wiraswasta Petani Milenial, politisi Anggota Dewan, aktivis LSM, dosen Kampus Swasta, insan media, hingga profesional swasta dan BUMN.

Dalam pemaparannya, Wakil Rektor III Undana Dr.Siprianus Suban Garak,M.Sc menegaskan posisi strategis alumni sebagai mitra kampus. Fungsi Utama Alumni Universitas Nusa Cendana (UNDANA) yaitu :
1. Pengembangan Kurikulum & Pendidikan :
Memberikan masukan realistis tentang kebutuhan industry. Kemudian Membantu memperbarui program studi agar relevan dengan dunia kerja. Serta Berpartisipasi dalam kegiatan akademik seperti kuliah tamu atau seminar.
2. Jejaring Profesional & Karier :
Membuka pintu peluang kerja, magang, dan mentoring bagi mahasiswa. Kemudian Membangun koneksi antara kampus dengan "DUDI" yaitu Dunia Usaha dan Dunia Industri
3. Peningkatan Reputasi Kampus :
Membangun citra positif dan opini publik melalui kesuksesan dan kontribusi mereka di masyarakat, yang meningkatkan daya tarik kampus.
4. Inspirasi & Pembentukan Karakter :
Menjadi teladan bagi mahasiswa aktif melalui cerita sukses dan etika professional. Kemudian Membantu membentuk integritas mahasiswa.
5. Pengukuran Hasil Pendidikan (Tracer Study) :
Menjadi tolok ukur keberhasilan pendidikan kampus. Kemudian membantu universitas memahami dampak jangka panjang lulusannya di masyarakat dan ekonomi.
6. Dukungan Finansial & Fasilitas :
Memberikan donasi untuk beasiswa, penelitian, infrastruktur, dan fasilitas kampus.
Kemudian Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Nusa Cendana Dr.Siprianus Suban Garak,M.Sc juga mengatakan, adapun peran alumni Universitas ini memiliki landasan hukum yang kuat, mulai dari Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi hingga Permendikbudristek Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, serta regulasi terbaru Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun 2025. Dalam konteks itu Pengaturan Rektor Universitas Nusa Cendana, Pendidikan Tinggi diwajibkan membentuk Ikatan Alumni (IKA), melaksanakan tracer study, memfasilitasi kegiatan alumni, serta mengatur kontribusi alumni dalam mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Alumni Universitas Nusa Cendana dinilai berperan penting dalam pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri, penguatan jejaring profesional dan karier mahasiswa, peningkatan reputasi kampus, serta pembentukan karakter dan integritas mahasiswa melalui keteladanan. Selain itu, alumni menjadi instrumen utama tracer study untuk mengukur keberhasilan pendidikan tinggi dan dampak lulusan bagi masyarakat serta perekonomian.
Sesi dialog dan tanya jawab mengemuka berbagai gagasan konkret dari alumni. Sejumlah peserta mendorong penguatan desa binaan, pengembangan energi baru terbarukan (EBT), serta optimalisasi alumni sebagai kekuatan jejaring pembangunan daerah. Alumni Fakultas Pertanian UNDANA, Gesti Sino seorang wirausaha petani milenial pemilik GS Organik menekankan bahwa alumni harus mampu menghasilkan produk nyata dan menjadi lokasi riset, magang, serta pengabdian masyarakat berbasis alumni, bukan sekadar ajang temu rutin.

Masukan kritis juga datang dari alumni Fakultas perikanan UNDANA yang telah bekerja sebagai PNS di Kantor Energi dan Sumber Daya Mineral NTT yang menyoroti potensi besar sektor kelautan NTT agar bisa terus dikembangkan. Mereka mempertanyakan kebijakan penggabungan fakultas perikanan dengan peternakan dan berharap ke depan Undana kembali memberi ruang lebih besar bagi pengembangan keilmuan bidang Perikanan dan Kelautan. Sementara itu, alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat yang kini bertugas di Poltekkes Kemenkes Kupang menyatakan kesiapan mendukung penguatan jejaring dan kontribusi lintas institusi.
Dalam sambutannya, Rektor Undana Prof.Dr.Ir.Jefri S. Bale,ST.,M.Eng, menegaskan komitmen kampus terhadap alumni dan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) NTT. Meski bukan alumni Undana, ia menegaskan keterikatan emosional dan profesional dengan kampus tersebut sehingga sangat peduli dengan Alumni Universitas Nusa Cendana dan ia berkomitmen untuk menyediakan Ruang sekretariat bagi Alumni UNDANA dengan berbagai terobosan. Saat ini, Undana tercatat memiliki hampir 100 ribu alumni, dengan sekitar 35 ribu mahasiswa aktif serta puluhan ribu dosen dan tenaga kependidikan. Menurutnya, alumni merupakan kekuatan utama jejaring nasional dan internasional yang dapat memberi kontribusi signifikan bagi daerah khususnya di Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Rektor memaparkan visi transformasi Undana melalui kolaborasi setara dan saling menguntungkan dengan pemerintah, LSM, dunia usaha, dan komunitas. Undana akan menyiapkan sekretariat alumni, mendorong kolaborasi lintas disiplin melalui padanan dana dan pilot project, serta menguatkan peran “Guru Besar Berdampak” yang terjun langsung membangun literasi dan kualitas SDM di NTT. Pendekatan pendidikan berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) akan diperkuat melalui metode case method, problem based learning, magang, teaching factory, hingga produk akhir yang langsung dimanfaatkan masyarakat.
Universitas Nusa Cendana (Undana) terus mendorong transformasi pendidikan tinggi yang unggul dan berdampak melalui penerapan metode pembelajaran mutakhir. Dalam proses pengajaran di lingkungan pendidikan tinggi, Undana kini mengedepankan case method dan problem based learning sebagai pendekatan utama. Metode ini dipadukan dengan pembelajaran di luar kampus seperti magang dan internship, guna memastikan mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki pengalaman praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.
Selain itu, Undana mengarahkan pembelajaran menuju pendekatan teaching factory, yakni model pendidikan yang menekankan pada penciptaan produk akhir yang memiliki nilai guna langsung. Hasil pembelajaran diharapkan tidak berhenti di ruang kelas, melainkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai solusi nyata atas berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan pembangunan daerah, khususnya di Nusa Tenggara Timur.

Foto Kupangkota.com : Rary Triguntara,SKM bersama Rektor Undana 2025-2029 Bapak Prof.Dr.Ir.Jefri Semuel Bale,ST.,M.Eng,
Rektor Universitas Nusa Cendana Prof.Dr.Ir.Jefri Semuel Bale,ST.,M.Eng, menegaskan bahwa sektor Energi Baru dan Terbarukan (EBT) kemudian peternakan, pertanian, dan perikanan serta bidang pendidikan merupakan tugas yang mulia sekaligus memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Oleh karena itu, Undana siap mengakomodasi peningkatan kapasitas mahasiswa melalui sertifikasi kompetensi, dukungan pendanaan dari kampus, serta penguatan hard skill maupun soft skill. Menurutnya beberapa waktu lalu Mahasiswa Undana juga dibekali pelatihan public speaking, bimbingan teknis selama dua hingga tiga bulan, hingga pembelajaran pemasaran digital dan e-commerce guna meningkatkan daya saing lulusan.
Dalam mendukung penguatan karakter dan keterampilan non akademik, Undana juga berkomitmen mengaktifkan kembali organisasi kemahasiswaan (Ormawa) sebagai ruang pembinaan komunikasi, kepemimpinan, dan kolaborasi. Ke depan, kampus ini menargetkan pembentukan unit inkubator bisnis pada 2026 untuk menumbuhkan wirausaha muda dari kalangan mahasiswa. Selain itu, Undana mendorong budaya literasi dengan target membaca hingga 1.600 jam di perpustakaan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Lebih lanjut, Universitas Nusa Cendana (Undana) menargetkan penguatan career hub dan career center bagi mahasiswa dan alumni, sertifikasi kompetensi, inkubator bisnis pada 2026, serta pembinaan organisasi kemahasiswaan untuk meningkatkan soft skill. Rektor juga menekankan profesi di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan sebagai profesi mulia yang harus didukung dengan pelatihan, literasi, dan pemasaran digital, guna menghadapi tantangan bonus demografi dan menuju Indonesia Emas.(RyGuN)
Editor : Guntara
Sumber dan Foto : Kupangkota.com
Baca Juga : Kumpulan Berita dan Informasi di Kupang dan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur
- Details
- Written by Admin
- Category: Berita
- Published: 15 December 2025
- Hits: 342
Inflasi Terkendali, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur Bersama Bank Indonesia NTT Tegaskan Sinergi 4K Hadapi Natal 2025 Dan Sambut Tahun Baru 2026

KupangKota.com, NTT - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menunjukkan keseriusan dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah dengan menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Kupang, pada 6 Desember 2025. Dipimpin langsung oleh Gubernur Provinsi NTT Emanuel Melkiades Laka Lena,S.Si.,Apt, forum strategis ini menjadi wadah konsolidasi lintas sektor untuk menekan gejolak harga menjelang akhir tahun. Dalam sambutannya, Gubernur NTT Melki menegaskan bahwa pemerintah sudah melakukan 1.338 aksi intervensi pengendalian inflasi sepanjang tahun, sebuah angka yang menunjukkan intensitas kerja daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Kehadiran Bank Indonesia NTT, unsur FORKOPIMDA, OPD, dan mitra strategis memperkuat sinergi kolaboratif yang menjadi fondasi utama pengendalian inflasi daerah.
Kepala Bank Indonesia NTT Adidoyo Prakoso mengatakan Inflasi NTT pada November 2025 tercatat sebesar 2,40% (yoy), berada dalam rentang sasaran nasional dan relatif terkendali hingga akhir tahun. Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau masih menjadi penyumbang utama dengan andil 1,25%, sejalan dengan tantangan pasokan dan konsumsi musiman. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Adidoyo Prakoso, menyampaikan bahwa menjelang akhir tahun 2025 terdapat beberapa faktor yang berpotensi mendorong inflasi di Provinsi NTT, antara lain gangguan produksi dan distribusi akibat cuaca, kenaikan harga emas dunia, serta peningkatan konsumsi masyarakat pada momen Natal dan Tahun Baru. Namun, sinergi seluruh pihak dalam kerangka 4K yakni Ketersediaan Pasokan, Keterjangkauan Harga, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif, diyakini mampu menjaga inflasi melalui langkah strategis, seperti penerapan pekarangan pangan lestari untuk ketahanan pangan rumah tangga, penguatan peran NTT Mart sebagai offtaker hasil panen petani, intensifikasi Gerakan Pangan Murah (GPM), revitalisasi pelabuhan dan pemanfaatan cold storage, serta penyediaan informasi harga pangan yang transparan serta edukasi belanja bijak kepada masyarakat.

Selain fokus pengendalian inflasi, High Level Meeting tersebut juga mempertegas arah akselerasi digitalisasi daerah di NTT. Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menilai transformasi ekonomi harus mulai beralih dari pola konsumtif ke produktif melalui hilirisasi pada 2026 dan pengembangan industri baru pada 2027. Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT mencatat bahwa digitalisasi pendapatan daerah masih stagnan, di mana realisasi transaksi digital PDRD hanya mencapai 56% sejak 2024 hingga semester I 2025. Kondisi ini menunjukkan perlunya dorongan lebih kuat untuk memperluas penggunaan transaksi non-tunai. Pemerintah Provinsi NTT didorong menetapkan roadmap TP2DD 2026–2030 serta memperluas penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI) di seluruh OPD dengan dukungan fitur pembayaran melalui QRIS dan online payment. Kolaborasi pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan mitra strategis diharapkan mempercepat transformasi digital menuju tata kelola yang lebih modern dan produktif.(Rygun)
Editor : Guntara
Sumber dan Foto : Siaran Pers Bank Indonesia NTT, Nomor : 27/72/Kpa/PR
Baca Juga : Mendagri Tito Karnavian Serahkan Penghargaan “Cita Daerah Damai dan Inklusif 2025” Kepada Kota Kupang
Baca Juga : Kumpulan Berita dan Informasi di Kupang dan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur
- Details
- Written by Admin
- Category: Berita
- Published: 08 December 2025
- Hits: 223
Feed not found
-
PM Inggris Bubarkan Badan Kesehatan untuk Hemat Anggaran dan Tingkatkan Pelayanan
Menteri Kesehatan Inggris Wes Streeting, Kamis (13/3) mengatakan keberadaan badan Layanan Kesehatan Nasional (National Health Service/NHS) Inggris England menimbulkan duplikasi pekerjaan dan terlalu fokus pada kepatuhan, daripada efisiensi penggunaan anggaran. -
WHO: Kasus Campak di Eropa Naik 2 Kali Lipat Tahun 2024, Tertinggi dalam 25 Tahun Lebih
Kasus campak di wilayah Eropa meningkat dua kali lipat tahun 2024 ke level tertinggi dalam lebih dari 25 tahun, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan UNICEF, Kamis (13/3). Mereka mendesak agar segera diambil tindakan untuk meningkatkan tingkat vaksinasi yang menurun selama pandemi COVID-19. -
Kasus Campak Meningkat di Negara-negara Bagian di Barat Daya Amerika
Kasus campak telah dilaporkan di sejumlah negara bagian termasuk Alaska, California, Georgia, Kentucky, Maryland, New Jersey, New York, Pennsylvania, dan Rhode Island. -
VOA Headline News: Kasus Campak Meningkat di Negara-negara Bagian di Barat Daya AS
VOA Headline News: Kasus Campak Meningkat di Negara-negara Bagian di Barat Daya AS Rabu, 12 Maret 2025, pukul 12.00 WIB





















