Home
Hadiri Rapat Koordinasi Direktorat Jenderal Perbendaharaan DJPb Kementerian Keuangan, Gubernur NTT Tekankan Sinergi Lintas Sektor Perkuat Ekonomi Daerah 2026

KupangKota.com, NTT - Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena,S.Si.,Apt, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTT untuk mendorong perekonomian daerah yang lebih produktif dan inklusif pada 2026. Komitmen itu disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi Pembahasan Perekonomian Daerah Provinsi NTT yang digelar di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi NTT, Kupang, Selasa (13/1/2026) malam.
Rapat koordinasi tersebut mempertemukan berbagai pemangku kepentingan strategis, mulai dari Kanwil Ditjen Perbendaharaan, BPS NTT, Bank Indonesia Perwakilan NTT, OJK NTT, PT Pelindo Cabang Kupang, Bea Cukai, Angkasa Pura, Balai Karantina, hingga perangkat daerah terkait di lingkup Pemerintah Provinsi NTT. Kehadiran lintas sektor ini menegaskan pentingnya sinergi dalam merumuskan arah kebijakan ekonomi daerah.
Dalam arahannya, Gubernur NTT Melki menilai pertemuan ini sebagai momentum awal menyatukan langkah seluruh pihak untuk menjawab tantangan ekonomi 2026. Ia mengakui bahwa tahun 2025 menjadi periode yang tidak mudah, ditambah ketidakpastian global yang masih berlanjut. Namun, kondisi tersebut justru harus dijadikan pijakan untuk membangun optimisme dan memperkuat fondasi ekonomi NTT.

Gubernur NTT Melki menekankan perlunya transformasi struktur ekonomi NTT dari daerah yang cenderung konsumtif menuju daerah yang lebih produktif. Menurutnya, penguatan produksi lokal dan pengurangan defisit perdagangan menjadi agenda mendesak agar pertumbuhan ekonomi daerah tidak hanya bertumpu pada konsumsi, tetapi juga pada nilai tambah dan daya saing.
Dalam konteks tersebut, Gubernur NTT Melki secara khusus mendorong lahirnya lebih banyak wirausaha baru, terutama dari kalangan anak muda dan perempuan. Ia menilai kelompok ini memiliki potensi besar sebagai motor penggerak ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus sebagai jawaban atas tantangan ketenagakerjaan di NTT.
Selain itu, Gubernur NTT Melki menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan sinkronisasi data antarinstansi. Perbedaan dan ketidaksamaan data, menurutnya, masih menjadi kendala dalam perumusan kebijakan ekonomi yang tepat sasaran. Data yang akurat dan terintegrasi dinilai sebagai fondasi utama dalam pengambilan keputusan strategis.
Baca Juga : Kumpulan Berita dan Informasi di Kupang dan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur

Rapat koordinasi ini kemudian ditutup dengan penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama Tim Pembahasan Perekonomian Provinsi NTT. Kesepakatan tersebut memuat sejumlah poin penting, antara lain : pertama Mendorong Perangkat Daerah dan instansi vertikal, seperti Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, serta PT Pelindo untuk secara aktif menyampaikan data yang dibutuhkan sebagai bahan pendukung pengambilan kebijakan strategis perekonomian NTT.
Kedua Mendorong PT Pelindo Cabang Kupang untuk segera melakukan perbaikan dan perawatan Rubber Tyred Gantry (RTG) di Pelabuhan Peti Kemas Pelindo Kupang karena berdampak langsung pada kelancaran arus barang kebutuhan pokok dan barang penting serta berpengaruh terhadap inflasi.
Ketiga Pemerintah Provinsi NTT akan mengomunikasikan dengan Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk dapat berperan dalam proses pengadaan RTG baru guna menunjang kegiatan bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tenau Kupang. Keempat Pemilik barang tidak menaikkan harga barang selama proses perbaikan RTG berlangsung. Kelima Tarif demurrage tidak mengalami kenaikan. Keenam Pengendalian inflasi dilakukan melalui penguatan sinergi antara TPID dan seluruh pemangku kepentingan terkait dalam mengoptimalkan langkah-langkah strategis.
Pemerintah Provinsi NTT juga berkomitmen menjalin komunikasi dengan Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk mendukung pengadaan RTG baru di Pelabuhan Tenau Kupang. Langkah ini dipandang strategis untuk menjamin kelancaran arus barang, menjaga stabilitas harga, dan mengendalikan inflasi daerah. Di akhir pertemuan, Gubernur NTT Melki mengapresiasi kerja sama seluruh pihak sepanjang 2025 dan mengajak semua elemen mengawali 2026 dengan semangat baru.(Rygun)
Editor : Guntara
Sumber dan Foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT / Baldus Sae / Gerald / Ricky Nengga
Baca Juga : Ekosistem Digital Kian Kuat, Provinsi NTT Dan Kota Kupang Raih Penghargaan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Terbaik Tahun 2025
Baca Juga : Menteri Kebudayaan Buka Pameran IPACS 2025 di Kupang : Indonesia Timur Jadi Pusat Diplomasi Budaya Pasifik
Baca Juga : Mendagri Tito Karnavian Serahkan Penghargaan “Cita Daerah Damai dan Inklusif 2025” Kepada Kota Kupang
Baca Juga : Kumpulan Berita dan Informasi di Kupang dan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur
- Details
- Written by Admin
- Category: Berita
- Published: 14 January 2026
- Hits: 167
Perayaan HUT ke 67 NTT di Labuan Bajo, Gubernur Melki Serukan Persatuan dan Pola Pikir Produktif Serta Perkuat Ketahanan Daerah

KupangKota.com - Labuan Bajo - Manggarai Barat - NTT, Perayaan Puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang digelar di kawasan Labuan Bajo Waterfront Marina Area, Minggu, 21 Desember 2025 malam, menjadi momentum refleksi sekaligus seruan persatuan. Dalam acara yang berlangsung meriah tersebut, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan pentingnya solidaritas sosial dan perubahan pola pikir masyarakat dari konsumtif menuju produktif sebagai fondasi pembangunan daerah ke depan.

Mengawali sambutannya, Gubernur NTT Melki mengajak seluruh masyarakat untuk mensyukuri perjalanan panjang 67 tahun Provinsi NTT. Di tengah suasana perayaan, ia juga mengajak hadirin untuk mengheningkan cipta dan berdoa bagi saudara-saudari di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, serta sejumlah wilayah di NTT seperti Lewotobi dan Nagekeo yang tengah dilanda bencana. Menurutnya, perayaan tidak boleh menghilangkan empati terhadap sesama yang sedang mengalami musibah.
Baca Juga : Kumpulan Berita dan Informasi di Kupang dan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur

Gubernur NTT Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa usia 67 tahun merupakan fase penting bagi Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk memperkuat kesiapsiagaan dan persatuan. Ia mengingatkan bahwa kondisi alam dan situasi kebangsaan yang penuh tantangan menuntut kesiapan mental, spiritual, dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Persatuan dinilai menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi bencana dan berbagai persoalan pembangunan.
Dalam konteks pemerintahan, Gubernur NTT Melki menekankan pentingnya kekompakan seluruh pimpinan daerah di NTT untuk bekerja sepenuh hati melayani rakyat. Ia menyebut sinergi tujuh pilar pembangunan yang menjadi arah kebijakan kepemimpinannya sebagai instrumen strategis untuk mempercepat kemajuan dan memperkuat ketahanan daerah secara menyeluruh.

Lebih jauh, Gubernur NTT Melki mendorong terjadinya transformasi pola pikir masyarakat NTT agar tidak lagi bergantung pada konsumsi semata. Ia menekankan pentingnya budaya produktif, terutama dengan melibatkan anak muda dan perempuan sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Menurutnya, masyarakat harus mampu mengelola potensi lokal mulai dari menanam, memanen, mengolah, mengemas hingga memasarkan hasil produksi secara berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor.
Perayaan puncak HUT ke-67 NTT berlangsung semarak meski sempat diguyur hujan. Ribuan masyarakat, baik warga lokal maupun wisatawan, tetap memadati kawasan Labuan Bajo Waterfront Marina Area. Acara ini dihadiri unsur Forkopimda Provinsi NTT, pimpinan instansi vertikal, Kepala Daerah seluruh NTT, jajaran perangkat daerah, serta pimpinan BUMN dan BUMD.
Rangkaian acara dimeriahkan dengan pertunjukan seni dari pelajar dan sanggar seni yang menampilkan tarian etnik dan modern, serta penampilan musisi lokal. Suasana khidmat tercipta saat doa lintas agama dipanjatkan oleh perwakilan setiap agama, sebagai simbol persatuan dan harapan bagi masa depan NTT dan Indonesia.

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTT atas kepercayaan menjadikan Labuan Bajo sebagai tuan rumah perayaan puncak Hari Jadi Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam perayaan HUT ke-67 yaitu 20 Desember 1958-2025. Ia menyebut kehadiran ribuan masyarakat dan tamu undangan sebagai wujud kebanggaan dan sukacita warga Manggarai Barat Provinsi NTT.
Acara dilanjutkan dengan pemutaran video kaleidoskop pembangunan Provinsi Nusa Tenggara Timur sepanjang tahun 2025 yang menampilkan berbagai capaian berbasis tujuh pilar pembangunan dengan semangat “Ayo Bangun NTT”. Tayangan tersebut menjadi refleksi atas perjalanan pembangunan sekaligus pengingat atas pekerjaan rumah yang masih harus diselesaikan.
Baca Juga : Kumpulan Berita dan Informasi di Kupang dan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur

Puncak hiburan ditandai dengan penampilan Silet Open Up, musisi muda asal NTT, yang berhasil membakar semangat ribuan penonton. Lagu-lagu populer seperti Kaka Main Salah, Makin Tua Makin Jadi, hingga Tabola-Bale menggema dan menciptakan suasana meriah yang memperkuat rasa kebersamaan.
Sejumlah warga mengaku terhibur dan berharap kegiatan serupa terus digelar. Mereka menilai perayaan HUT NTT tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga membuka ruang kreatif bagi generasi muda serta memperkuat identitas budaya daerah. Perayaan ini pun dimaknai sebagai simbol kebanggaan dan optimisme masyarakat NTT dalam menatap masa depan.(Rygun)
Editor : Guntara
Sumber dan Foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT / Oan Wutun / Alex Raditia

Baca Juga : Ekosistem Digital Kian Kuat, Provinsi NTT Dan Kota Kupang Raih Penghargaan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Terbaik Tahun 2025
Baca Juga : Menteri Kebudayaan Buka Pameran IPACS 2025 di Kupang : Indonesia Timur Jadi Pusat Diplomasi Budaya Pasifik
Baca Juga : Mendagri Tito Karnavian Serahkan Penghargaan “Cita Daerah Damai dan Inklusif 2025” Kepada Kota Kupang
Baca Juga : Kumpulan Berita dan Informasi di Kupang dan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur
- Details
- Written by Admin
- Category: Berita
- Published: 22 December 2025
- Hits: 138
Pertanggungjawaban Terbuka Program Melki Dan Johni, Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Paparkan Capaian Dasa Cita NTT Tahun 2025

KupangKota.com, NTT - Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur di akhir Tahun 2025 merangkum berbagai kinerja sebagai momentum krusial bagi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam meletakkan fondasi transformasi pembangunan berkelanjutan. Hal ini ditegaskan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena,S.Si.,Apt saat Coffee Morning bersama media massa pada hari jumat (19/12/2025).
Kegiatan menyambut Perayaan HUT NTT ke 67 Tahun besok 20 Desember 1958-2025, dilaksanakan 19 Desember 2025, di Aula Rumah jabatan Gubernur NTT bersama insan jurnalis pers media, ini turut dihadiri Wakil Gubernur NTT Irjen Pol.(Purn) Dr.Drs.Johni Asadoma,S.I.K.,M.Hum, Plh.Sekda Provinsi NTT Flori Rita Wuisan, para Asisten Sekda Provinsi NTT, Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi NTT Prisila Q. Parera,S.E., para Staf Ahli Gubernur, serta Pimpinan Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTT.
Gubernur NTT Melki menyampaikan bahwa sepuluh Program Dasa Cita bertajuk “Ayo Bangun NTT” telah mulai menunjukkan hasil nyata. Meski demikian, ia mengakui masih terdapat pekerjaan rumah besar yang membutuhkan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, media, dan masyarakat.
Dalam sektor ekonomi, Pemprov NTT mendorong transformasi dari hulu ke hilir melalui Program One Village One Product (OVOP). Hingga akhir 2025, tercatat 190 UMKM binaan dengan 44 produk unggulan di sektor pangan olahan, herbal, kriya, dan tenun ikat yang telah mendapatkan pendampingan komprehensif.
Pendampingan UMKM tersebut meliputi peningkatan kapasitas pelaku usaha, penguatan desain dan kemasan, fasilitasi perizinan BPOM dan sertifikasi halal, hingga perluasan akses pasar melalui platform NTT Mart. Gubernur NTT Melki menegaskan pentingnya perubahan pola ekonomi dari penjualan bahan mentah menjadi produk bernilai tambah.
Sebagai penguatan pasar lokal, NTT Mart kini beroperasi di sejumlah kabupaten/kota dan menjadi etalase hilirisasi produk desa, sekolah, dan komunitas. Program ini diperkuat melalui Gerakan Beli NTT serta pengembangan Dapur Flobamorata.
Baca Juga : Kumpulan Berita dan Informasi di Kupang dan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur

“Ke depan, kita tidak boleh lagi menjual barang mentah. Polanya harus berubah dari "tanam panen jual" menjadi "tanam panen, olah , kemas jual" agar tercipta nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Gubernur NTT Melkiades Laka Lena.
Sebagai penguatan pasar produk lokal, NTT Mart kini telah beroperasi di sejumlah kabupaten/kota dan menjadi wadah pemasaran produk hilirisasi desa, sekolah, dan komunitas. Upaya ini sejalan dengan Gerakan Beli NTT serta pengembangan Dapur Flobamorata.
Dalam Dasa Cita 1 Ayo Bangun NTT, Gubernur NTT Melki menyampaikan, di bidang pertanian dan ketahanan pangan, Pemprov NTT juga melaksanakan program pendukung seperti Pasar Tani, Pameran Pangan Lokal, Bimbingan Teknis Pengolahan Hortikultura, serta Pekarangan Pangan Lestari (P2L) untuk mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Gubernur NTT Melki Laka Lena dalam Dasa Cita 2 juga menekankan peran strategis pemuda dan perempuan sebagai motor penggerak ekonomi kreatif. Sepanjang 2025, lebih dari 1.200 peserta di 18 kabupaten/kota mengikuti pelatihan inkubator bisnis, kampanye kepemudaan, dan penguatan ekonomi kreatif berbasis lokal. “Pemuda dan perempuan bukan objek pembangunan, tetapi subjek utama penggerak ekonomi kreatif dan perubahan sosial di NTT,” kata Gubernur.
Pelatihan ekonomi kreatif berbasis desa wisata juga telah menjangkau pelaku UMKM di Kabupaten Kupang, Ende, Flores Timur, Sumba Barat Daya, Alor, dan Rote Ndao, dengan produk unggulan seperti kopi, jagung titi, ikan olahan, hingga bumbu lokal. Program ini turut disertai kampanye isu sosial seperti pencegahan narkoba, pernikahan dini, perdagangan orang, serta kekerasan terhadap perempuan dan anak dan akan terus menjangkau Kabupaten/Kota lainnya.
Melalui Dasa Cita 3, sektor pariwisata telah diperkuat melalui penyelenggaraan berbagai event strategis berskala nasional dan internasional. Tour de EnTeTe 2025 diikuti 80 pembalap dari 13 negara dan melintasi Pulau Timor, Sumba, dan Flores. Selain itu, Gubernur NTT Melki mengungkapkan berbagai event kegiatan Kupang Exotic Festival, Festival Ana NTT Kreatif, Pameran Pembangunan “NTT BaGaYa”, Parade Tenun “NTT Berwarna 2025”, Pameran Pembangunan dalam rangka HUT ke-67 Provinsi NTT serta perlombaan dalam rangka perayaan Natal 2025, yang berhasil menarik puluhan ribu pengunjung dan memberi dampak langsung bagi UMKM dan pelaku ekonomi kreatif. “Rangkaian kegiatan ini terbukti mendorong promosi budaya, meningkatkan kunjungan wisata, serta menggerakkan ekonomi lokal,” ujarnya.
Pada Dasa Cita 4, Pemprov NTT menuntaskan pembayaran jaminan sosial ketenagakerjaan bagi 100.000 pekerja informal rentan di 22 kabupaten/kota dengan capaian 100 persen, menyasar petani, nelayan, peternak, pelaku UMKM, lansia, penyandang disabilitas, hingga keluarga rentan.
Sementara itu, Dasa Cita 5 menunjukkan capaian signifikan dalam penurunan stunting. Berdasarkan data e-PPGBM per 17 Desember 2025, prevalensi stunting NTT turun menjadi 20,5 persen melalui penguatan Posyandu Tangguh, intervensi gizi spesifik dan sensitif, serta kolaborasi lintas sektor. “Penurunan kemiskinan dan stunting harus berjalan seiring melalui intervensi spesifik dalam bingkai aksi konvergensi lintas sektor,” ujar Gubernur NTT Melki.
Di bidang pendidikan, Dasa Cita 6 diarahkan pada penguatan sekolah vokasi dan Sekolah Rakyat, rehabilitasi dan renovasi ratusan sekolah, serta percepatan digitalisasi. Hingga 2025, sebanyak 127 sekolah direhabilitasi, 340 sekolah direnovasi, dan lebih dari 105 sekolah mendapat dukungan akses internet.
Gubernur NTT Melki mengatakan melalui Dasa Cita 7, Pemprov NTT fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar seperti jalan, air bersih, listrik, dan rumah layak huni melalui kolaborasi lintas pemerintah daerah. Sementara itu, Dasa Cita 8 dan 9 diarahkan pada percepatan reformasi birokrasi, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan transformasi digital. Program Meja Rakyat (Melki–Johni Melayani Rakyat) mencatat 429 pengaduan, dan seluruhnya telah ditindaklanjuti. Pemprov NTT juga meraih Digital Government Award 2024 dengan predikat Sangat Baik atas penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Dasa Cita 10 Ayo Bangun NTT dengan Kolaborasi Bersama, mengajak seluruh keluarga besar Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk bersatu membangun daerah yang lebih sehat, pintar , maju dan sejahtera.
Baca Juga : Kumpulan Berita dan Informasi di Kupang dan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur

Insan Jurnalis, Pers dan Berbagai Media Di Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam sesi tanya jawab bersama Gubernur NTT dan Wakil Gubernur NTT
Gubernur NTT Melki menegaskan bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun pertanggungjawaban terbuka atas pelaksanaan Dasa Cita dan Asta Cita. “Publik harus tahu secara jelas bagaimana Melki–Johni menjalankan Dasa Cita dan program pemerintah pusat,” tegasnya. Ia meminta seluruh Perangkat Daerah untuk secara terbuka merilis rincian program dan kegiatan tahun 2026, serta mendorong peran ASN Pemprov NTT dalam Gerakan Beli NTT melalui belanja di NTT Mart yang akan diatur melalui surat edaran.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur NTT Irjen Pol.(Purn) Dr.Drs.Johni Asadoma,S.I.K.,M.Hum menekankan pentingnya kampanye sadar membayar pajak dengan melibatkan peran media massa. “Jika tingkat kepatuhan meningkat hingga 70 persen, dampaknya akan sangat signifikan bagi peningkatan pendapatan daerah,” ujarnya.
Wakil Gubernur NTT Irjen Pol.(Purn) Dr.Drs.Johni Asadoma,S.I.K.,M.Hum, juga menyoroti lonjakan kasus HIV/AIDS, khususnya di kalangan generasi muda. “Ini bukan soal menghakimi, tetapi menyelamatkan masa depan. Pencegahan harus melibatkan keluarga, sekolah, tokoh agama, dan komunitas,” tegasnya. Wakil Gubernur Johni Asadoma turut menekankan pentingnya peningkatan kepatuhan pajak serta kewaspadaan terhadap lonjakan kasus HIV/AIDS di kalangan generasi muda melalui peran aktif media dan masyarakat.
Menutup kegiatan tersebut, Gubernur NTT Melki menegaskan bahwa keberhasilan Dasa Cita dan program nasional hanya dapat dicapai melalui kolaborasi lintas sektor. “Ayo Bangun NTT bukan hanya program pemerintah, tetapi gerakan bersama. Pemerintah bekerja terukur, Perangkat Daerah bertanggung jawab, dan masyarakat ikut mengawal. Semua harus dijalankan dengan kerja kolaborasi,” pungkas Gubernur NTT. Menatap 2026, Gubernur NTT Melki menegaskan komitmen pertanggungjawaban publik atas pelaksanaan Dasa Cita dan Asta Cita.(Rygun)
Editor : Guntara
Sumber dan Foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT / Fara Therik / Nuel Here Wele / Kitty / Ady Hau

Baca Juga : Ekosistem Digital Kian Kuat, Provinsi NTT Dan Kota Kupang Raih Penghargaan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Terbaik Tahun 2025
Baca Juga : Menteri Kebudayaan Buka Pameran IPACS 2025 di Kupang : Indonesia Timur Jadi Pusat Diplomasi Budaya Pasifik
Baca Juga : Mendagri Tito Karnavian Serahkan Penghargaan “Cita Daerah Damai dan Inklusif 2025” Kepada Kota Kupang
Baca Juga : Kumpulan Berita dan Informasi di Kupang dan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur
- Details
- Written by Admin
- Category: Berita
- Published: 20 December 2025
- Hits: 134
Dukung Aktivitas Ekonomi Akhir Tahun 2025, Bank Indonesia NTT Atur Ulang Layanan Kas dan Sistem Pembayaran

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur, Adidoyo Prakoso (Foto:istimewa)
KupangKota.com, NTT - Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menetapkan penyesuaian kegiatan operasional perbankan menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2025. Kebijakan ini merujuk pada pedoman Pemerintah terkait Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026, sekaligus untuk memastikan kelancaran transaksi masyarakat, dunia usaha, serta transaksi Pemerintah pada akhir Tahun Anggaran 2025
Penyesuaian operasional tersebut dilakukan guna menjamin ketersediaan infrastruktur sistem pembayaran nasional, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan transaksi jelang akhir tahun. Bank Indonesia juga memberi perhatian khusus terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana, sehingga layanan keuangan tetap berjalan optimal dan inklusif
Dalam sistem Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS), jam transaksi antar peserta diperpanjang pada periode 19 hingga 30 Desember 2025, serta mengalami perpanjangan signifikan pada 31 Desember 2025 hingga pukul 23.30 WITA. Sementara itu, cut off system BI RTGS pada malam pergantian tahun ditetapkan hingga pukul 00.55 WITA atau H+1, sebagai bentuk antisipasi lonjakan transaksi akhir tahun 2025.
Penyesuaian serupa juga diterapkan pada Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI). Jam pengiriman Data Keuangan Elektronik (DKE) layanan transfer dana dan pembayaran reguler diperpanjang, dengan jadwal settlement yang tetap dilakukan sebanyak sembilan kali sehari, namun hingga mendekati tengah malam pada 31 Desember 2025. Langkah ini bertujuan menjaga kesinambungan sistem kliring nasional selama periode libur panjang
Sementara itu, layanan Bank Indonesia Fast Payment (BI-FAST) tetap beroperasi penuh selama 24 jam dan tujuh hari dalam sepekan. Demikian pula layanan perbankan berbasis elektronik dan digital seperti mobile banking, internet banking, serta QRIS, yang tetap dapat dimanfaatkan masyarakat tanpa pembatasan waktu selama periode Natal dan Tahun Baru
Dari sisi layanan kas, Bank Indonesia NTT menetapkan sejumlah batas akhir layanan, antara lain penjualan Uang Rupiah Khusus (URK) hingga 8 Desember 2025, penukaran uang rusak dan cacat hingga 11 Desember 2025, serta layanan kas keliling yang berakhir pada 23 Desember 2025. Adapun layanan penyetoran dan penarikan untuk perbankan ditutup pada 24 Desember 2025
Bank Indonesia memastikan seluruh kegiatan operasional akan kembali berjalan normal pada Jumat, 2 Januari 2026. Meski demikian, pelaksanaan operasional perbankan secara teknis tetap menjadi kewenangan dan pertimbangan masing-masing bank sesuai dengan kebijakan internalnya.(Rygun)
Editor : Guntara
Sumber dan Foto : Siaran Pers Bank Indonesia NTT, Nomor : 27/74/Kpa/PR
Baca Juga : Mendagri Tito Karnavian Serahkan Penghargaan “Cita Daerah Damai dan Inklusif 2025” Kepada Kota Kupang
Baca Juga : Kumpulan Berita dan Informasi di Kupang dan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur
- Details
- Written by Admin
- Category: Berita
- Published: 19 December 2025
- Hits: 133
Feed not found
-
PM Inggris Bubarkan Badan Kesehatan untuk Hemat Anggaran dan Tingkatkan Pelayanan
Menteri Kesehatan Inggris Wes Streeting, Kamis (13/3) mengatakan keberadaan badan Layanan Kesehatan Nasional (National Health Service/NHS) Inggris England menimbulkan duplikasi pekerjaan dan terlalu fokus pada kepatuhan, daripada efisiensi penggunaan anggaran. -
WHO: Kasus Campak di Eropa Naik 2 Kali Lipat Tahun 2024, Tertinggi dalam 25 Tahun Lebih
Kasus campak di wilayah Eropa meningkat dua kali lipat tahun 2024 ke level tertinggi dalam lebih dari 25 tahun, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan UNICEF, Kamis (13/3). Mereka mendesak agar segera diambil tindakan untuk meningkatkan tingkat vaksinasi yang menurun selama pandemi COVID-19. -
Kasus Campak Meningkat di Negara-negara Bagian di Barat Daya Amerika
Kasus campak telah dilaporkan di sejumlah negara bagian termasuk Alaska, California, Georgia, Kentucky, Maryland, New Jersey, New York, Pennsylvania, dan Rhode Island. -
VOA Headline News: Kasus Campak Meningkat di Negara-negara Bagian di Barat Daya AS
VOA Headline News: Kasus Campak Meningkat di Negara-negara Bagian di Barat Daya AS Rabu, 12 Maret 2025, pukul 12.00 WIB





















